Arsenal Rekrut Bek Timnas Prancis De Almeida dari PSG, Sinyal Ambisi Juara WSL
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan sepakat merekrut bek serba bisa Timnas Prancis, Elisa de Almeida, dari PSG dengan nilai transfer sekitar ยฃ550 ribu.
- Kedatangan pemain berusia 28 tahun itu menjadi jawaban atas krisis bek tengah yang dialami Arsenal di awal musim akibat cedera.
- Langkah ini menegaskan ambisi Arsenal untuk merebut gelar WSL pertama sejak 2019, dengan skuad yang kian bertabur bintang.

Arsenal bergerak cepat di bursa transfer untuk menambal lubang di lini pertahanan. Klub asal London Utara itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain untuk memboyong bek Timnas Prancis, Elisa de Almeida, dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai ยฃ550 ribu atau sekitar Rp11 miliar. Pemain berusia 28 tahun itu dijadwalkan bergabung sebelum tenggat waktu transfer pada Kamis pekan ini.
Keputusan Arsenal untuk merekrut De Almeida bukan tanpa alasan. Pada awal musim ini, tim asuhan Renee Slegers mengalami krisis bek tengah akibat serangkaian cedera yang menimpa pemain kunci. De Almeida, yang dikenal sebagai pemain serba bisa, diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek sekaligus aset jangka panjang. Selama lima tahun membela PSG, ia telah mencatatkan lebih dari 100 penampilan dan memiliki pengalaman bermain di Liga Champions Wanita, sebuah nilai tambah yang tak ternilai bagi skuad yang tengah membangun mental juara.
Karier De Almeida sepenuhnya dihabiskan di liga Prancis. Sebelum memperkuat PSG, ia pernah membela Paris FC dan Montpellier. Di level internasional, ia telah mengoleksi 52 caps bersama Les Bleues dan menjadi bagian dari skuad Prancis pada Piala Dunia 2023 serta Euro 2025. Rekam jejak ini menunjukkan bahwa Arsenal tidak hanya mendapatkan pemain berpengalaman, tetapi juga sosok yang terbiasa tampil di panggung besar.
Langkah ini merupakan bagian dari belanja besar Arsenal pada musim panas ini. Sebelumnya, mereka telah mendatangkan gelandang Inggris Georgia Stanway dan bek sayap Spanyol Ona Batlle. Kombinasi pemain-pemain berkualitas ini mempertegas ambisi Arsenal untuk merebut gelar Women's Super League (WSL) yang terakhir kali mereka raih pada 2019. Dengan skuad yang semakin dalam, Arsenal jelas tidak ingin sekadar menjadi pesaing, melainkan favorit juara.
Bagi penggemar sepak bola wanita di Indonesia, kabar ini menjadi menarik karena menunjukkan semakin kompetitifnya liga-liga top Eropa. Meski WSL tidak sepopuler Premier League di Tanah Air, perkembangan ini bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola wanita Indonesia yang bercita-cita berkarier di luar negeri. Selain itu, dengan semakin banyaknya pemain Asia yang merumput di Eropa, bukan tidak mungkin suatu saat akan ada pemain Indonesia yang mengikuti jejak mereka.
Arsenal akan memulai musim baru dengan bertandang ke markas Brighton pada Minggu, 6 September. Debut De Almeida bersama Arsenal tentu dinantikan, terutama bagaimana ia beradaptasi dengan gaya permainan yang lebih cepat dan fisik dibandingkan liga Prancis. Pertanyaan besarnya, mampukah ia menjadi kunci pertahanan Arsenal yang tangguh sepanjang musim? Jika ya, bukan tidak mungkin gelar juara yang sudah lama dinanti akhirnya kembali ke Emirates Stadium.



