Tijjani Reijnders Hengkang ke Al Qadsiah, Manchester City Kian Tergerus di Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Gelandang asal Belanda itu resmi pindah ke klub Saudi Al Qadsiah setelah hanya semusim membela The Citizens.
- Kepergian Reijnders menambah daftar panjang perubahan di skuad Manchester City pasca ditinggal Rodri ke Barcelona.
- Langkah ini menegaskan daya tarik finansial Liga Saudi yang kian menggerus kompetisi elite Eropa.

Manchester City resmi melepas gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, ke klub Saudi Al Qadsiah dengan kontrak permanen. Keputusan ini diumumkan langsung oleh klub Premier League itu pada Rabu (19/8), menandai babak baru bagi pemain berusia 28 tahun yang baru bergabung setahun lalu dari AC Milan.
Reijnders tercatat tampil dalam 50 pertandingan di semua kompetisi bersama City, dengan kontribusi tujuh gol. Selama periode singkatnya di Etihad, ia berhasil merasakan manisnya gelar juara Piala FA dan Piala Liga. Namun, di balik catatan tersebut, kepindahannya ke Liga Pro Saudi menjadi sinyal bahwa daya tarik finansial Timur Tengah kian sulit ditolak pemain papan atas Eropa.
Kepergian Reijnders bukanlah kasus terisolasi. Sebelumnya, gelandang andalan City, Rodri, telah lebih dulu hengkang ke Barcelona. Dua kepergian ini membuat lini tengah The Citizens mengalami perombakan besar. Manajer Pep Guardiola kini dihadapkan pada tugas berat untuk merombak komposisi tim di tengah persaingan ketat Premier League dan Liga Champions.
Bagi pengamat sepak bola, langkah Reijnders ke Al Qadsiah mencerminkan tren yang semakin menguat: klub-klub Saudi tidak hanya memburu pemain di usia senja, tetapi juga talenta dalam performa puncak. Dengan dukungan dana negara, mereka mampu menawarkan gaji yang sulit ditandingi klub Eropa, sekaligus memberikan proyek ambisius yang menggiurkan.
Reijnders sendiri mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pengalaman singkatnya di Manchester. โMenjadi bagian dari skuad yang memenangi dua trofi spesial musim lalu adalah pengalaman luar biasa yang akan selalu saya kenang,โ ujarnya dalam pernyataan resmi. โSaya mungkin pergi, tetapi Manchester City akan selalu memiliki tempat istimewa di hati saya.โ
Konteks Indonesia: Fenomena ini relevan bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan Liga Arab Saudi. Banyak pemain idolanya kini merumput di kompetisi tersebut, seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema. Hal ini turut mendorong minat masyarakat Indonesia untuk menonton Liga Saudi, yang kini disiarkan di berbagai platform digital. Secara tidak langsung, ini juga membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara untuk dilirik klub-klub Saudi di masa depan.
Dari sisi strategi, keputusan City melepas Reijnders bisa jadi langkah cerdas untuk merampingkan skuad dan mengumpulkan dana segar. Namun, publik bertanya-tanya: siapa pengganti yang akan didatangkan Guardiola untuk menjaga kedalaman skuad? Akankah ia merekrut bintang muda atau mempromosikan pemain akademi? Keputusan ini akan menentukan apakah City mampu mempertahankan dominasinya di Inggris dan Eropa musim ini.



