Roma Bawa Trio Baru ke Kandang Lecce: Ujian Konsistensi di Pekan Kedua Serie A
Baca dalam 60 detik
- Roma menurunkan Dybala, Malen, dan Soulรฉ sejak menit awal saat bertandang ke Lecce, dengan Malen mengincar gol beruntun setelah hat-trick di laga pembuka.
- Lecce, yang menang 2-0 atas Venezia, berharap memanfaatkan faktor kandang untuk menjauh dari zona degradasi lebih awal.
- Laga ini menjadi ujian awal konsistensi Roma setelah kemenangan telak 4-0 atas Fiorentina, sekaligus ajang pembuktian rekrutan anyar.

Roma membawa modal percaya diri tinggi saat melawat ke Stadio Via del Mare untuk menantang Lecce pada pekan kedua Serie A, Minggu (25/8) malam WIB. Pelatih Daniele De Rossi langsung memasang trio penyerang Paulo Dybala, Donyell Malen, dan Matias Soulรฉ sejak menit awal, menegaskan ambisi tim ibu kota untuk mempertahankan tren positif setelah menghancurkan Fiorentina 4-0 di laga perdana.
Keputusan De Rossi menurunkan Malen kembali menjadi sorotan. Winger asal Belanda itu mencetak hat-trick saat melawan Fiorentina, dengan seluruh assist berasal dari Dybala. Duet keduanya diharapkan kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Lecce yang baru saja meraih kemenangan penting atas Venezia. Namun, sejumlah rekrutan anyar seperti Rodrigo Mora, Leonardo Balerdi, dan Nahuel Molina masih harus bersabar di bangku cadangan, sementara Emanuele Lulli dan Soulรฉ dipercaya mengisi posisi starter.
Di kubu tuan rumah, Lecce juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 2-0 di kandang Venezia. Kemenangan tersebut dinilai krusial dalam persaingan menuju zona aman musim ini. Pelatih Eusebio Di Francesco, yang memiliki ikatan historis dengan klub, dihadapkan pada tantangan mempertahankan performa timnya di hadapan pendukung sendiri. Penyerang Willem Geubbels akan memimpin lini serang, didukung Santiago Pierotti, sementara Nikola Stulic menunggu kesempatan di bangku cadangan.
Kabar transfer juga mewarnai persiapan kedua tim. Marten de Roon, yang baru saja mengejutkan publik dengan pindah dari Atalanta, langsung masuk dalam daftar pemain pengganti Roma, menggantikan Neil El Aynaoui yang dikabarkan menuju RB Leipzig. Sementara itu, Manu Konรฉ tetap dimainkan meski namanya santer dikaitkan dengan Chelsea. Di sisi lain, Lecce memperkenalkan wajah-wajah baru seperti Ivan Ilic, Ali Dembele, dan Amar Fatah, yang siap memberikan opsi tambahan bagi Di Francesco.
Bagi pengamat sepak bola Italia, laga ini menjadi indikator awal seberapa serius Roma bersaing di papan atas musim ini. Setelah musim lalu yang penuh gejolak, konsistensi menjadi kata kunci. De Rossi, yang kini memiliki skuad lebih dalam, dituntut mampu merotasi pemain tanpa kehilangan kualitas. Sementara itu, Lecce bertekad memanfaatkan faktor kandang untuk mengamankan poin penuh, mengingat persaingan di papan bawah biasanya sangat ketat hingga akhir musim.
Dari perspektif Indonesia, laga ini menarik untuk diikuti karena sejumlah pemain yang tampil memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, seperti Dybala dan Malen. Selain itu, gaya bermain Roma yang atraktif kerap menjadi tontonan favorit pecinta Serie A di Indonesia. Hasil pertandingan ini juga bisa memengaruhi dinamika persaingan di klasemen, yang tentu berdampak pada perburuan tiket Eropa.
Dengan segala dinamika yang ada, pertanyaan besarnya adalah apakah Roma mampu mempertahankan performa impresifnya atau justru Lecce yang akan memberikan kejutan di hadapan publik sendiri. Jawabannya akan terjawab dalam 90 menit pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.



