Juventus dan Atletico Madrid Sepakati Transfer David: Pinjaman dengan Opsi Beli €25 Juta
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian senilai €25 juta telah dicapai antara Juventus dan Atletico Madrid untuk penyerang Kanada, Jonathan David.
- Atletico akan menanggung lebih dari separuh gaji David yang mencapai €6 juta per musim, sementara Juventus tetap membayar sebagian.
- Jika opsi dipermanenkan, David akan terikat kontrak hingga 2031, membuka peluang bagi Juventus untuk mendatangkan penyerang baru sebelum bursa tutup.

Juventus dan Atletico Madrid dilaporkan telah mencapai kata sepakat terkait masa depan penyerang asal Kanada, Jonathan David. Kesepakatan tersebut mengirim David ke Spanyol dengan skema pinjaman selama satu musim, disertai opsi pembelian permanen senilai €25 juta. Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, pada 31 Agustus lalu, dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah media Italia.
Kesepakatan ini menjadi jalan keluar bagi David yang gagal memenuhi ekspektasi di Turin. Bergabung dengan status bebas transfer dari Lille pada musim panas 2024, pemain berusia 25 tahun itu hanya mampu menyumbang enam gol dan empat assist dalam 35 penampilan Serie A. Performa yang kurang meyakinkan membuatnya kehilangan tempat di mata pelatih Luciano Spalletti, yang sistem permainannya dinilai tidak cocok dengan karakteristik David yang lebih suka bermain di ruang kosong.
Dalam struktur kesepakatan, Juventus masih akan menanggung sebagian gaji David yang diperkirakan mencapai €6 juta per musim. Namun, Atletico Madrid bersedia membayar lebih dari 50 persen dari total gaji tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen kedua klub untuk menyelesaikan transfer di menit-menit akhir bursa, sekaligus memberi ruang fiskal bagi Juventus untuk bergerak di pasar.
Kepergian David menjadi prasyarat bagi Juventus untuk mendatangkan amunisi baru di lini serang sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September. Beberapa nama mulai dikaitkan dengan Bianconeri, termasuk Nick Woltemade dari Newcastle United, yang disebut-sebut semakin dekat. Selain itu, Joshua Zirkzee dari Manchester United dan Alexander Sorloth dari Atletico Madrid juga masuk dalam radar, meski negosiasi dengan kedua pemain tersebut masih berjalan alot.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa memanfaatkan bursa transfer untuk merombak skuad secara efisien. Strategi pinjaman dengan opsi beli seperti ini kerap menjadi solusi bagi klub dengan keterbatasan finansial, sekaligus memberi kesempatan pemain untuk membuktikan diri di liga yang berbeda. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang mulai aktif di bursa transfer regional.
“David adalah pemain dengan potensi besar, tetapi kadang kecocokan dengan gaya bermain pelatih menjadi faktor penentu. Di Atletico, ia mungkin mendapatkan lingkungan yang lebih sesuai,” ujar seorang analis sepak bola Eropa yang enggan disebut namanya.
Dengan kepindahan ini, Atletico Madrid mendapatkan opsi lini depan yang lebih variatif di bawah arahan Diego Simeone. Sementara itu, Juventus berharap dapat segera mengumumkan pengganti David untuk memperkuat kedalaman skuad mereka. Pertanyaannya kini: akankah David mampu bersinar di Wanda Metropolitano dan membuktikan bahwa kegagalannya di Italia hanyalah sebuah kebetulan? Atau justru Juventus yang akan menyesal melepasnya?



