Liverpool Resmi Rekrut Bradley Barcola dari PSG dengan Biaya Rp2,4 Triliun
Baca dalam 60 detik
- Liverpool mengamankan tanda tangan penyerang Prancis Bradley Barcola dari PSG dengan nilai transfer hingga £123 juta atau setara Rp2,4 triliun.
- Kesepakatan ini menjadikan Barcola rekrutan kelima The Reds di bursa musim panas, memperkuat lini serang mereka setelah kepergian sejumlah pemain kunci.
- Langkah ini menegaskan ambisi Liverpool untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris dan Eropa, sekaligus menjadi sinyal kuat bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, dalam perburuan bakat muda.

Liverpool resmi mengumumkan kedatangan penyerang Timnas Prancis, Bradley Barcola, dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £123 juta atau sekitar Rp2,4 triliun. Kepindahan ini menjadi salah satu transfer termahal di bursa musim panas 2025 dan langsung menempatkan Barcola sebagai salah satu rekrutan paling dinantikan di Anfield.
Kesepakatan ini tidak terjadi secara instan. PSG awalnya membanderol pemain berusia 23 tahun itu dengan harga £145 juta, namun negosiasi alot akhirnya membuahkan hasil dengan struktur pembayaran yang lebih fleksibel. Liverpool akan membayar £106 juta di muka, ditambah £17 juta dalam bentuk bonus yang bergantung pada penampilan dan prestasi tim. Barcola sendiri telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, mengikat masa depannya di Merseyside hingga 2030.
Kedatangan Barcola menjadi angin segar bagi lini serang Liverpool yang musim lalu kehilangan ketajaman. Dengan kecepatan, dribel, dan naluri golnya, pemain yang pernah memperkuat Lyon sebelum pindah ke PSG ini diharapkan menjadi pengganti jangka panjang bagi Mohamed Salah yang kini berusia 33 tahun. Manajer Liverpool, Arne Slot, disebut-sebut telah lama mengincar pemain dengan profil seperti Barcola untuk menambah variasi serangan di sisi sayap.
Transfer ini juga menegaskan strategi Liverpool di bursa transfer yang agresif. Barcola menjadi rekrutan kelima The Reds pada musim panas ini, setelah sebelumnya mendatangkan winger Victor Munoz serta tiga bek baru: Jeremy Jacquet, Ronald Araujo, dan Ifeanyi Ndukwe. Total belanja Liverpool musim ini diperkirakan telah menembus angka £250 juta, menunjukkan keseriusan mereka untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions.
Bagi pengamat sepak bola, langkah ini bukan sekadar pembelian pemain, melainkan sinyal perubahan arah kebijakan transfer Liverpool. Sejak era kepemilikan Fenway Sports Group, klub identik dengan pembelian pemain muda berbakat dengan harga wajar. Namun, dengan merekrut Barcola yang berstatus bintang di PSG, Liverpool menunjukkan kesediaan untuk mengeluarkan dana besar demi mendapatkan pemain yang sudah terbukti di level tertinggi.
Dampak transfer ini juga terasa hingga ke Indonesia. Banyak penggemar Liverpool di Tanah Air yang selama ini menantikan kehadiran pemain bintang baru setelah era kejayaan trio Salah-Mane-Firmino. Barcola, dengan gaya bermainnya yang eksplosif, diprediksi akan cepat menjadi idola baru di Anfield. Selain itu, nilai transfer yang fantastis ini juga menjadi sorotan bagi klub-klub Asia yang kerap menjadikan Liga Inggris sebagai barometer perkembangan sepak bola dunia.
Para analis menilai bahwa dengan tambahan amunisi ini, Liverpool kini memiliki skuad yang lebih dalam dan seimbang. Kombinasi Barcola dengan pemain seperti Luis Diaz, Darwin Nunez, dan Cody Gakpo memberikan banyak pilihan bagi Arne Slot di lini depan. Namun, pertanyaan besarnya adalah bagaimana Barcola akan beradaptasi dengan intensitas Liga Inggris yang jauh berbeda dengan Ligue 1. Kecepatan dan fisik menjadi kunci, dan Barcola dinilai memiliki modal yang cukup untuk sukses.
“Barcola adalah pemain dengan potensi luar biasa. Dia memiliki kecepatan dan teknik yang jarang dimiliki pemain seusianya. Liverpool mendapatkan pemain yang bisa menjadi bintang dalam beberapa tahun ke depan,” ujar seorang analis sepak bola Eropa yang enggan disebut namanya.
Dengan selesainya transfer ini, Liverpool kini tinggal menunggu adaptasi Barcola di lapangan. Apakah ia mampu membayar mahal kepercayaan yang diberikan? Atau justru menjadi salah satu pembelian yang gagal? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun satu hal yang pasti: kehadiran Barcola telah mengubah peta kekuatan Liverpool musim ini.



