Susan Egan Lontarkan Candaan soal Zendaya: 'Mungkin Perlu Restraining Order' demi Peran Meg di Hercules Live-Action
Baca dalam 60 detik
- Susan Egan, pengisi suara Meg di Hercules 1997, melontarkan candaan bahwa Zendaya mungkin perlu 'restraining order' karena kampanyenya yang gigih untuk memerankan karakter tersebut di remake live-action.
- Proyek Hercules live-action garapan Guy Ritchie dan Russo bersaudara masih belum mengumumkan pemeran, namun Egan terus mendorong Zendaya sebagai pilihan utama.
- Para sutradara menjanjikan pendekatan eksperimental yang terinspirasi TikTok, berbeda dari remake Disney sebelumnya, dan penggemar di Indonesia pun menantikan kabar casting selanjutnya.

Susan Egan, aktris yang mengisi suara Megara di film animasi klasik Hercules (1997), melontarkan candaan bahwa Zendaya dan Tom Holland mungkin perlu mengajukan 'restraining order' terhadapnya. Hal ini menyusul kampanye tanpa henti yang dilakukannya agar bintang Dune itu memerankan Meg dalam remake live-action garapan Guy Ritchie serta Joe dan Anthony Russo.
Dalam wawancara dengan People, Egan yang kini berusia 56 tahun mengaku terlalu antusias dalam mendorong Zendaya, yang berusia 29 tahun, untuk mengambil alih peran yang dulu ia bawakan. "Zendaya dan suaminya [Tom Holland] mungkin berkata, 'Jujur, mungkin kami perlu restraining order terhadap Susan Egan. Ya, dia sedikit terlalu antusias,'" candanya. Meski begitu, Egan menegaskan kekagumannya pada Zendaya yang ia nilai sebagai sosok dinamis dan membumi.
Kampanye Egan bukan tanpa alasan. Meg, karakter yang ia perankan, adalah sosok sarkastis dan cerdik yang berbeda jauh dari peran-peran baik hati yang biasa ia mainkan. "Dalam kehidupan nyata, saya selalu memerankan gadis baik. Tapi di animasi, saya bisa menjadi gadis sassy yang membuat kesalahan dan mendapat semua one-liner," jelasnya. Meg bahkan mampu memanipulasi Hercules dan Hades, sesuatu yang tidak pernah ia lakukan di peran lain.
Di balik candaan tersebut, Egan juga mengungkapkan rasa syukurnya karena masih bisa membawakan lagu-lagu Disney, termasuk dari Hercules dan Beauty and the Beast, di berbagai acara dan pelayaran Disney. "Saya merasa sangat diberkati dan beruntung bisa menyanyikan lagu-lagu itu. Saya akan bernyanyi seumur hidup sampai mereka menarik saya dari panggung," ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada komposer Alan Menken yang dianggapnya mengubah hidupnya.
Sementara itu, Joe Russo, yang bersama saudaranya Anthony menangani proyek ini, mengungkapkan bahwa pendekatan film akan berbeda dari remake Disney sebelumnya. "Penonton saat ini telah dibentuk oleh TikTok. Apa ekspektasi mereka terhadap musikal modern? Ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mendorong batasan," katanya kepada Variety pada 2022. Ia menegaskan bahwa Hercules tidak akan sekadar reinterpretasi film animasi, melainkan "sedikit lebih eksperimental dalam nada dan eksekusi".
Guy Ritchie, yang dikenal lewat Aladdin, dipercaya menulis skenario bersama David Callaham. Joe Russo memuji Ritchie karena "punya kegemaran pada eksperimen". Ia juga menekankan hubungan baik mereka dengan Disney selama lebih dari satu dekade, yang memungkinkan mereka untuk "meregangkan batas-batas IP" daripada sekadar mengelola waralaba.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini tentu menarik. Remake live-action Disney selalu dinantikan, dan pemilihan Zendaya sebagai Meg akan menjadi sorotan besar. Namun, hingga kini belum ada tanggal rilis resmi. Pertanyaannya, akankah kampanye Susan Egan membuahkan hasil, atau justru membuat Zendaya benar-benar mengajukan restraining order?



