Newcastle Kian Dekat Rekrut Matias Fernandez-Pardo dengan Nilai Transfer Hingga Rp1,1 Triliun
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United memuncaki negosiasi untuk mengamankan jasa pemain sayap Lille, Matias Fernandez-Pardo, dengan nilai kesepakatan mencapai ยฃ55 juta.
- Kedatangan pemain internasional Belgia itu berpotensi memicu kepergian Nick Woltemade, yang diminati Juventus, sebagai bagian dari perombakan lini depan The Magpies.
- Jika transfer ini tuntas, Newcastle akan menambah amunisi muda berbakat yang musim lalu mencatatkan statistik impresif di liga-liga top Eropa.

Newcastle United tengah berada di ambang kesepakatan untuk mendatangkan penyerang Lille, Matias Fernandez-Pardo, dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai ยฃ55 juta atau setara lebih dari Rp1,1 triliun. Langkah ini menjadi sinyal ambisi The Magpies untuk memperkuat lini serang mereka di penghujung bursa transfer musim panas.
Kabar ini muncul setelah Fernandez-Pardo secara mencolok tidak masuk dalam skuad Lille saat menghadapi Paris Saint-Germain pekan lalu. Ia bahkan diperintahkan berlatih terpisah dari tim utama hingga bursa transfer ditutup pada Selasa mendatang. Situasi ini memperkuat spekulasi bahwa kepindahannya tinggal menunggu waktu.
Bagi Newcastle, perekrutan pemain berusia 21 tahun ini bukanlah keputusan dadakan. Ketertarikan klub sebenarnya sudah terjalin sejak era kepelatihan Eddie Howe. Fernandez-Pardo dinilai cocok dengan strategi klub yang mengincar talenta muda berbakat untuk membangun skuad jangka panjang. Musim lalu, ia mencatatkan statistik mengesankan: berada di peringkat kedua untuk peluang emas (21) di antara pemain U-21 di lima liga top Eropa, kelima untuk sentuhan di kotak penalti lawan (184) dan tembakan tepat sasaran (30), serta ketujuh untuk kombinasi gol dan assist (13).
Fleksibilitasnya dalam bermain di berbagai posisi lini depan menjadi nilai tambah yang membuatnya diminati manajer Matthias Jaissle. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan opsi serangan yang lebih variatif bagi Newcastle yang musim ini tampil cukup impresif, termasuk kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur akhir pekan lalu.
Jika transfer ini tuntas, ada efek domino yang menarik. Kehadiran Fernandez-Pardo bisa membuka jalan bagi Nick Woltemade untuk hengkang dengan status pinjaman, mengingat ada minat dari Juventus. Ini menunjukkan bahwa Newcastle tidak hanya aktif mendatangkan pemain, tetapi juga merampingkan skuad agar lebih efisien.
Manajer Matthias Jaissle menegaskan bahwa klub tidak akan bertindak gegabah di sisa waktu bursa transfer. "Kami tahu kebutuhan kami. Ross (Wilson, direktur olahraga) melakukan pekerjaan luar biasa. Kami masih punya beberapa hari dan kami tidak akan panik atau melakukan sesuatu yang gila yang kami yakini bukan keputusan yang tepat," ujarnya. "Yang terpenting adalah di level manajemen dan kepemimpinan, kami semua selaras dan berbicara dalam bahasa yang sama."
"Kami tahu kebutuhan kami. Ross (Wilson, direktur olahraga) melakukan pekerjaan luar biasa. Kami masih punya beberapa hari dan kami tidak akan panik atau melakukan sesuatu yang gila yang kami yakini bukan keputusan yang tepat." โ Matthias Jaissle, Manajer Newcastle United
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Newcastle ini menarik untuk dicermati. Klub-klub Eropa kini semakin agresif memburu pemain muda berbakat dari berbagai penjuru dunia, termasuk Asia Tenggara. Meski belum ada nama Indonesia yang masuk radar klub sebesar Newcastle, tren ini menunjukkan bahwa pasar transfer global semakin kompetitif dan terbuka. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi pengembangan sepak bola nasional untuk lebih serius dalam pembinaan usia dini.
Dengan sisa waktu bursa yang tinggal beberapa hari, kepastian transfer Fernandez-Pardo akan menjadi ujian bagi kemampuan negosiasi Newcastle. Apakah mereka mampu mengamankan tanda tangan pemain incaran lama ini? Atau akankah ada kejutan di menit-menit akhir? Yang jelas, langkah Newcastle ini menunjukkan bahwa mereka tidak main-main dalam membangun skuad untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris dan Eropa.



