Dubois Pertahankan Gelar, Duel Melawan Baumgardner Makin Dekat
Baca dalam 60 detik
- Caroline Dubois mempertahankan gelar kelas ringan WBC dan WBO usai menang angka mutlak atas Amelia Moore di Birmingham.
- Kemenangan ini membuka jalan menuju duel unifikasi melawan Alycia Baumgardner, yang diperkirakan terjadi pada 2027.
- Terri Harper, yang kalah dari Dubois, bangkit dengan kemenangan knockout di kelas welter dan menegaskan belum pensiun.

Caroline Dubois sukses mempertahankan sabuk juara kelas ringan WBC dan WBO setelah menundukkan Amelia Moore dalam pertarungan yang berlangsung di BP Pulse Arena, Birmingham, Sabtu malam. Kemenangan angka mutlak ini sekaligus menjaga kans petinju Inggris itu untuk menghadapi juara super-featherweight terpadu, Alycia Baumgardner, dalam laga akbar yang diproyeksikan terjadi pada 2027.
Dubois tampil dominan sejak ronde awal. Ia menjatuhkan Moore di ronde kelima lewat pukulan kiri yang keras, namun lawannya yang dikenal tangguh mampu bangkit dan bertahan hingga bel akhir. Ketiga juri kompak memberi nilai untuk Dubois dengan skor 99-90, 99-90, dan 98-91, menegaskan superioritas petinju berusia 24 tahun itu sepanjang laga.
Kemenangan ini menambah rekor sempurna Dubois menjadi 15 pertarungan tanpa kekalahan, dengan 14 kemenangan. Meski diunggulkan, Dubois dinilai terlalu mengandalkan kekuatan dan kehadiran fisiknya ketimbang kecepatan, sehingga laga berjalan sesuai skenario yang bisa ditebak. Moore, yang baru menjalani laga profesional kelima, menunjukkan kegigihan luar biasa meski kalah kelas dari Dubois yang telah menempuh 70 ronde profesional lebih banyak.
Di sela-sela pertarungan, tensi antara Dubois dan Baumgardner yang hadir di ringside memanas. Baumgardner menuduh Dubois "mengendur" dan "kelelahan", sementara Dubois dengan percaya diri menantang Baumgardner untuk naik ke divisinya. "Ini divisiku, akulah yang terbaik di sini," ujar Dubois dalam adu mulut yang diwarnai kata-kata kasar.
Perseteruan keduanya sebenarnya sudah berlangsung setahun terakhir, dan semakin memanas setelah Dubois memutuskan berganti pelatih. Ia meninggalkan Shane McGuigan yang membawanya meraih dua gelar dunia, dan pindah ke Los Angeles untuk berlatih di bawah arahan Manny Robles. Langkah ini diambil Dubois untuk meningkatkan kariernya ke level berikutnya, termasuk mempersiapkan diri menghadapi Baumgardner.
Baumgardner sendiri menyatakan "sangat ingin" bertemu Dubois. Namun, ia harus lebih dulu mengalahkan juara IBF, Elif Nur Turhan, di Texas pada 8 November. Jika berhasil, laga unifikasi antara dua petinju wanita terbaik ini akan menjadi sorotan utama dalam ajang MVP, promotor yang menaungi keduanya.
Di laga pendukung, Terri Harper memulai babak baru kariernya dengan kemenangan meyakinkan atas Miranda Reyes. Harper yang naik ke kelas welter langsung tampil agresif dan mengakhiri laga di ronde kedua melalui knockout. Kemenangan ini menjadi yang ketujuh kalinya bagi Harper, dan ia menyebutnya sebagai salah satu penampilan terbaiknya. "Kalian tidak akan bisa menyingkirkanku semudah itu," ujar Harper penuh semangat.
Bagi pecinta tinju Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan semakin kompetitifnya tinju wanita global. Dengan semakin banyaknya petinju Indonesia yang menembus panggung internasional, laga-laga seperti ini bisa menjadi inspirasi sekaligus tolok ukur kualitas. Pertanyaan besarnya: mampukah petinju Indonesia suatu saat tampil di panggung sebesar ini?



