Hovland dan Gerard Berbagi Puncak Klasemen di Tour Championship: Perburuan Hadiah Rp160 Miliar Makin Sengit
Baca dalam 60 detik
- Pegolf Norwegia Viktor Hovland dan Amerika Ryan Gerard memimpin turnamen akhir musim PGA Tour dengan skor 10-under par.
- Cameron Young mencatat putaran terbaik hari itu dengan 62 pukulan, sementara Scottie Scheffler hanya tertinggal dua pukulan.
- Rory McIlroy dan Robert MacIntyre terpuruk di papan bawah, membuat persaingan akhir pekan semakin tidak terduga.

Viktor Hovland dan Ryan Gerard memimpin klasemen sementara Tour Championship di Atlanta dengan skor 10-under par, memasuki akhir pekan yang menentukan. Persaingan untuk memperebutkan hadiah utama senilai 10 juta dolar AS atau sekitar Rp160 miliar semakin memanas, dengan sejumlah nama besar masih berpeluang menyalip.
Hovland, yang pernah dinobatkan sebagai juara FedEx Cup 2023, menutup putaran keduanya dengan birdie di hole terakhir untuk mencatat skor 66. Sementara Gerard, yang tampil konsisten, membukukan 65 pukulan lebih dulu dan menjadi patokan di clubhouse. Penampilan putting Hovland kembali menjadi sorotan, namun Gerard juga tampil impresif dengan birdie putt sejauh 78 kaki yang melewati hampir seluruh green hole ketujuh.
Di belakang mereka, Collin Morikawa dan Chris Gotterup berbagi posisi ketiga dengan skor 9-under. Scottie Scheffler, yang merupakan peringkat satu dunia, bangkit dari dua bogey awal dan menembak 67, membuatnya hanya tertinggal dua pukulan dari pimpinan. Cameron Young, yang memenangkan Players Championship pada Maret lalu, juga tampil gemilang dengan putaran 62 yang berisi tujuh birdie dan satu eagle di hole 18 par-5.
Dari kubu Inggris, Justin Rose dan Matt Fitzpatrick masih dalam persaingan ketat untuk meraih hadiah utama, meski tertinggal tiga pukulan dengan skor 7-under. Rose tampil tanpa bogey dengan skor 65, menunjukkan performa yang solid. Namun, nasib berbeda dialami Rory McIlroy. Juara Masters itu memulai dengan birdie, tetapi kemudian dua kali gagal menempatkan bola di green dari posisi yang sama, menyebabkan double bogey di hole ketiga. Ia harus bekerja keras pada Sabtu untuk memperbaiki posisinya yang kini di peringkat 23 dengan skor 3-under.
Robert MacIntyre dari Skotlandia juga mengalami hari yang buruk. Setelah tiga bogey beruntun, ia mencatat double bogey di hole 15 setelah bola masuk air. Ia menutup putaran dengan skor 76, enam over par, menjadi salah satu dari tiga pemain yang gagal menembus par pada hari itu. Sementara itu, Jacob Bridgeman sempat membuat kejadian unik ketika bola tee-nya mendarat di dalam stan penjual pizza, sebuah momen yang jarang terjadi di tengah ketegangan turnamen.
Bagi penggemar golf di Indonesia, turnamen ini menarik karena menunjukkan bagaimana tekanan kompetisi level tertinggi dapat mengubah performa pemain dalam sekejap. Meski tidak ada wakil Asia Tenggara, persaingan antara pemain top dunia seperti Scheffler dan McIlroy memberikan gambaran tentang standar yang harus dicapai untuk bersaing di panggung global. Selain itu, hadiah yang fantastis menjadi daya tarik tersendiri, mengingat besarnya nilai ekonomi yang dipertaruhkan dalam setiap putaran.
Memasuki akhir pekan, pertanyaan besarnya adalah apakah Hovland mampu mempertahankan konsistensinya atau Gerard akan menciptakan kejutan. Sementara itu, McIlroy dan MacIntyre harus segera bangkit jika ingin memperbaiki posisi. Dengan selisih skor yang masih ketat di papan atas, segalanya masih mungkin terjadi di dua putaran terakhir.



