Aston Villa Incar Esteban Lepaul sebagai Pengganti Watkins yang Hampir Pasti Hengkang ke Al-Hilal
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa secara resmi memantau Esteban Lepaul untuk mengisi posisi penyerang utama, menyusul rencana kepindahan Ollie Watkins ke Al-Hilal.
- Persaingan merebut tanda tangan Lepaul kian ketat dengan kehadiran Manchester City, Atletico Madrid, Napoli, dan Como, namun Rennes enggan melepasnya.
- Keputusan Villa untuk merekrut Lepaul dianggap berisiko karena pengalaman menterengnya baru terlihat di Ligue 1, sementara ia sempat bermain di kasta ketiga Prancis.

Kabar transfer Liga Inggris kembali diramaikan dengan langkah Aston Villa yang dikabarkan telah memasukkan nama penyerang Rennes, Esteban Lepaul, ke dalam daftar prioritas mereka. Langkah ini diambil di tengah ketidakpastian masa depan Ollie Watkins yang hampir dipastikan hengkang ke klub Arab Saudi, Al-Hilal, pada bursa transfer musim panas ini.
Watkins, yang telah membela The Villans selama enam musim dengan catatan impresif 108 gol dan 47 assist dari 278 penampilan, dikabarkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Al-Hilal. Kepergiannya semakin dekat setelah ia sempat dicoret dari skuad saat Villa kalah telak 0-4 dari Brighton akhir pekan lalu. Meski sang pemain telah kembali dan meminta maaf kepada rekan setim, laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano menyebut negosiasi antar klub terus berlanjut.
Di tengah situasi ini, manajer Unai Emery bergerak cepat mencari pengganti. Nama Lepaul muncul sebagai kandidat kuat setelah penyerang berusia 26 tahun itu sukses meraih Sepatu Emas Ligue 1 musim lalu dengan selisih gol yang cukup jauh. Performa apiknya berlanjut hingga awal musim ini, membuatnya menjadi sorotan banyak klub elite Eropa.
Menurut laporan L'Equipe yang dikutip Get French Football News, Aston Villa dan Manchester City sama-sama telah mendaftarkan ketertarikan resmi pada Lepaul. Selain dua raksasa Premier League itu, Atletico Madrid, Como, dan Napoli juga ikut dalam perburuan. Namun, Rennes disebut tidak berniat melepas pemain kelahiran Auxerre tersebut, apalagi kontraknya masih panjang hingga 2030.
Mantan manajer Rennes, Habib Beye, pernah memuji ketajaman Lepaul di depan gawang. "Esteban hidup untuk gol; ia spontan, selalu mencari ruang kosong di depan gawang, dan memiliki etos kerja luar biasa setiap hari," ujarnya musim lalu. Pujian serupa juga datang dari calon pelatih tim nasional Prancis, Zinedine Zidane, yang dikabarkan akan memberikan panggilan perdana bagi Lepaul pada bulan depan berkat performa impresifnya.
Meski demikian, mengganti Watkins dengan Lepaul bukan tanpa risiko. Pengalaman Lepaul di level tertinggi masih terbilang minimโia baru mencatatkan 63 penampilan di Ligue 1 dan sempat bermain di Ligue 3 hingga musim 2023-24. Hal ini menjadi pertimbangan serius bagi manajemen Villa yang membutuhkan striker siap tampil di Premier League dan kompetisi Eropa.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa beradaptasi dengan perubahan pasar. Kepergian Watkins ke Arab Saudi juga menegaskan tren pemain top Eropa yang melirik liga Timur Tengah, sebuah fenomena yang bisa berdampak pada persaingan di kompetisi Asia, termasuk Liga Champions Asia yang diikuti klub-klub Saudi.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka, keputusan Villa akan menjadi ujian bagi strategi rekrutmen mereka. Apakah mereka berani mengambil risiko dengan pemain muda berbakat seperti Lepaul, atau mencari opsi yang lebih berpengalaman? Jawabannya akan menentukan arah klub di musim kompetisi yang semakin ketat.



