Aston Villa Incar Mateta sebagai Alternatif Jackson di Tengah Ketidakpastian Masa Depan Watkins
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa telah melakukan pendekatan untuk merekrut penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, sebagai opsi alternatif setelah tuntutan harga tinggi Chelsea untuk Nicolas Jackson.
- Kepergian Ollie Watkins ke Al-Hilal semakin terbuka setelah kesepakatan pribadi, memaksa Villa mencari pengganti yang tepat sebelum tenggat transfer.
- Mateta, yang kontraknya memasuki tahun terakhir, diminati beberapa klub besar Inggris, namun Palace enggan melepasnya meski berisiko kehilangan secara gratis.

Aston Villa dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan kubu Crystal Palace untuk memboyong penyerang asal Prancis, Jean-Philippe Mateta, sebagai alternatif dari target utama mereka, Nicolas Jackson. Langkah ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan Ollie Watkins yang santer dikaitkan dengan kepindahan ke Al-Hilal, klub Liga Pro Saudi.
Villa sebelumnya mengidentifikasi Jackson sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini depan. Namun, Chelsea mematok banderol ยฃ65 juta, angka yang dinilai terlalu tinggi mengingat musim lalu mereka rela melepas pemain Senegal itu dengan status pinjaman ke Bayern Munich. Situasi ini membuat manajemen Villa mencari opsi lain yang lebih realistis, dan nama Mateta pun mencuat sebagai kandidat kuat.
Mateta, yang kini berusia 29 tahun, memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Palace. Sebelumnya, ia hampir hengkang ke AC Milan pada bursa Januari lalu. Meski usianya lebih tua sekitar empat tahun dari Jackson, catatan golnya di Premier League dalam tiga musim terakhir dianggap lebih menjanjikan. Hal ini menjadikannya kandidat yang menarik bagi Unai Emery, yang dikenal piawai mengasah potensi penyerang.
Menurut laporan TEAMtalk, agen Mateta tengah gencar mengupayakan kepindahan kliennya sebelum penutupan bursa transfer pada 1 September. Mereka telah menawarkan kesempatan kepada Villa untuk merekrut pemain yang digaji ยฃ60.000 per pekan tersebut. Namun, Villa tidak sendirian dalam perburuan ini. Manchester United dan Tottenham Hotspur juga disebut telah didekati, sehingga persaingan dipastikan ketat.
Di sisi lain, Palace enggan melepas Mateta meski pemainnya bertekad hengkang. Manajemen The Eagles bahkan siap mengambil risiko kehilangan pemainnya secara gratis pada akhir musim demi mempertahankannya. Sikap ini tentu menjadi batu sandungan bagi klub peminat, termasuk Villa.
Kepergian Watkins dari Villa Park tampaknya semakin dekat. Fabrizio Romano, pakar transfer kenamaan, mengungkapkan bahwa penyerang berusia 30 tahun itu telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Al-Hilal. Pihak klub Arab Saudi tersebut optimistis dapat menyelesaikan kesepakatan dalam waktu dekat. Kehilangan Watkins, yang telah menjadi tulang punggung lini serang Villa, tentu menjadi pukulan berat. Namun, kehadiran Mateta atau Jackson diharapkan mampu mengisi kekosongan tersebut.
Unai Emery sendiri memiliki kedekatan khusus dengan Jackson, karena pernah menanganinya di Villarreal. Namun, jika negosiasi dengan Chelsea menemui jalan buntu, Mateta bisa menjadi solusi yang lebih masuk akal secara finansial. Wayne Rooney, legenda Manchester United, bahkan pernah memuji Mateta sebagai salah satu penyerang terbaik di Eropa berkat penampilannya bersama Palace.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika transfer ini menarik untuk disimak, terutama dengan semakin derasnya arus pemain Eropa menuju liga-liga kaya seperti Saudi Pro League. Kepindahan Watkins ke Al-Hilal menjadi bukti daya tarik finansial yang ditawarkan liga tersebut, sekaligus mengubah peta persaingan klub-klub Eropa dalam mempertahankan bintangnya.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Villa mampu mengamankan tanda tangan Mateta di tengah persaingan ketat dan keengganan Palace melepasnya? Atau justru Jackson yang akhirnya direkrut dengan negosiasi ulang? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah strategi lini depan Villa untuk musim ini.



