Lazio Siapkan Tawaran Baru untuk Pinamonti: Negosiasi dengan Sassuolo Memanas
Baca dalam 60 detik
- Lazio mengajukan paket pinjaman โฌ1 juta dengan opsi beli โฌ8 juta, namun ditolak Sassuolo yang menginginkan pembayaran di muka lebih besar.
- Pinamonti tetap menjadi prioritas utama pelatih Gattuso, meski Lazio sempat melirik Icardi dan Dieng yang gagal.
- Kesepakatan baru kemungkinan melibatkan perpanjangan kontrak Pinamonti yang berakhir 2027, dengan persaingan dari Fiorentina dan Hull City.

Klub ibu kota Italia, Lazio, tengah menyusun strategi baru untuk mengamankan jasa penyerang Andrea Pinamonti dari Sassuolo setelah tawaran awal mereka ditolak. Negosiasi yang berlangsung intensif dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa kedua klub masih berupaya menemukan titik temu, meski ada perbedaan signifikan dalam struktur pembayaran.
Menurut laporan yang beredar, tawaran pertama Lazio senilai โฌ1 juta untuk peminjaman plus opsi pembelian โฌ8 juta ditolak mentah-mentah oleh Sassuolo. Klub yang bermarkas di Emilia-Romagna itu menginginkan pembayaran di muka sekitar โฌ4,5 juta, sebuah angka yang dinilai terlalu tinggi oleh manajemen Lazio. Kondisi ini memaksa Biancocelesti untuk memutar otak demi memenuhi permintaan lawan negosiasinya.
Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, telah lama menjadikan Pinamonti sebagai target utama di lini depan. Namun, kendala finansial sempat membuat klub melirik opsi lain, termasuk striker bebas transfer Mauro Icardi dan Bamba Dieng. Sayangnya, Icardi menolak tawaran tersebut, sementara Dieng gagal dalam tes medis akibat cedera lutut. Situasi ini membuat Pinamonti kembali menjadi prioritas utama.
Pertemuan terbaru antara agen Pinamonti dan perwakilan Lazio dilaporkan berlangsung positif. Kedua pihak disebut berupaya merancang solusi yang dapat memuaskan Sassuolo. Salah satu opsi yang mengemuka adalah perpanjangan kontrak Pinamonti yang saat ini akan berakhir pada Juni 2027. Langkah ini diperlukan agar kesepakatan pinjaman dengan opsi beli dapat direalisasikan, karena Sassuolo ingin melindungi nilai asetnya.
Pinamonti, yang kini berusia 27 tahun, menunjukkan antusiasme besar untuk bergabung dengan Lazio dan bekerja di bawah arahan Gattuso. Meski demikian, ia juga menjadi incaran Fiorentina dan Hull City, sehingga persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya semakin ketat. Pemain jebolan akademi Inter Milan ini memiliki pengalaman luas di Serie A, pernah membela Frosinone, Genoa, dan Empoli sebelum menetap di Sassuolo.
Bagi pengamat sepak bola Italia, negosiasi ini menjadi ujian bagi kemampuan Lazio dalam bernegosiasi di bursa transfer. Kegagalan mendatangkan target utama bisa memaksa Gattuso untuk mencari alternatif lain, yang mungkin tidak sesuai dengan rencana taktiknya. Di sisi lain, Sassuolo tampak berpegang teguh pada valuasi mereka, menunjukkan bahwa mereka tidak akan melepas pemain kunci dengan harga murah.
Dari perspektif Indonesia, perkembangan ini menarik untuk disimak karena menunjukkan dinamika bursa transfer Eropa yang kerap melibatkan negosiasi alot. Bagi penggemar Serie A di Tanah Air, kepindahan Pinamonti ke Lazio bisa menjadi salah satu cerita menarik musim panas ini. Selain itu, gaya bermain Pinamonti yang haus gol mungkin bisa menjadi inspirasi bagi striker muda Indonesia yang bercita-cita berkarier di Eropa.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah Lazio mampu memenuhi permintaan Sassuolo atau justru beralih ke target lain. Jika kesepakatan tercapai, Pinamonti akan menjadi tambahan berharga bagi skuad Gattuso. Namun, jika gagal, Lazio harus segera mencari solusi lain sebelum bursa transfer ditutup. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan drama transfer ini.



