Identitas Dua Korban Mobil Terbakar di Tol Jagorawi Terungkap, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Baca dalam 60 detik
- Keluarga dua korban tewas dalam kecelakaan Mercedes-Benz di Tol Jagorawi telah diidentifikasi dan mendatangi polisi.
- Kecelakaan terjadi Jumat dini hari saat mobil menabrak truk kontainer dari belakang, memicu kebakaran hebat.
- Polisi masih mendalami penyebab pasti, termasuk kondisi kendaraan dan kronologi sebelum tabrakan.

Keluarga dua pria yang tewas dalam kecelakaan mobil Mercedes-Benz di Tol Jagorawi akhirnya ditemukan dan telah mendatangi kantor Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur untuk proses identifikasi, Jumat (28/2/2025). Kepastian ini mengakhiri pencarian yang sempat menggantung sejak insiden tragis terjadi dini hari tadi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, mengonfirmasi bahwa kedua keluarga telah hadir setelah mendapat informasi dari pemberitaan media. "Alhamdulillah, kedua keluarga sudah hadir dan kita lakukan klarifikasi," ujarnya di Jakarta, Jumat. Proses identifikasi melibatkan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Metro Jakarta Timur bersama RS Polri, memastikan identitas kedua korban yang merupakan sepasang sahabat.
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 02.10 WIB di Kilometer 1.200 Tol Jagorawi arah selatan. Berdasarkan keterangan sementara, truk kontainer melaju normal di lajurnya ketika mobil Mercy datang dari belakang dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian kanan trailer. Benturan keras langsung memicu percikan api yang dengan cepat melahap seluruh bodi kendaraan, menewaskan dua orang di dalamnya.
Polisi memastikan identitas kedua korban telah diketahui, namun tidak mengungkapkannya ke publik demi menghormati keluarga yang tengah berduka. "Kami dengan keluarga bisa memastikan bahwa mobil itu memang yang dikemudikan para korban," kata Darwis. Langkah berikutnya, polisi akan mendampingi keluarga dalam proses pengambilan jenazah di RS Polri.
Sementara itu, pengemudi truk yang terlibat telah ditemukan dan memberikan keterangan terkait kronologi kejadian. Namun, penyidik masih mendalami faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab, termasuk kondisi kendaraan dan rangkaian peristiwa sebelum tabrakan. "Kami belum tahu sebab pastinya, tapi yang jelas identifikasi sudah dilakukan," tambah Darwis.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di jalan tol, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan. Pengemudi diimbau untuk selalu menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan, mengingat tingginya risiko tabrakan beruntun di ruas tol yang padat seperti Jagorawi. Polisi pun terus berupaya mengungkap penyebab pasti untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
Ke depan, publik menantikan hasil investigasi yang transparan dari kepolisian. Apakah ada faktor human error atau masalah teknis pada kendaraan? Jawaban atas pertanyaan ini akan menentukan langkah preventif yang lebih konkret bagi keselamatan berkendara di Indonesia.



