Diane Warren Adopsi Babi Viral dari Hollywood, Janji Beri Rumah Layak
Baca dalam 60 detik
- Penulis lagu legendaris Diane Warren memenangkan lelang adopsi untuk babi bernama Wilbur yang sempat berkeliaran di jalanan West Hollywood.
- Wilbur akan tinggal di suaka hewan seluas tujuh hektare di Malibu, namun mungkin harus berganti nama karena Diane sudah memiliki babi lain bernama sama.
- Aksi ini melanjutkan rekam jejak Warren dalam menyelamatkan hewan, termasuk seekor sapi yang kabur dari rumah potong pada 2021.

Penulis lagu legendaris Diane Warren akhirnya bertemu langsung dengan Wilbur, babi yang sempat viral karena berkeliaran sendirian di jalanan West Hollywood akhir pekan lalu. Pertemuan yang berlangsung di West LA Animal Shelter pada Rabu (19/8) itu menjadi awal dari babak baru bagi Wilbur, yang kini dijanjikan tempat tinggal yang layak oleh musisi berusia 69 tahun tersebut.
Dalam video yang dibagikan ABC 7, Warren tampak tak kuasa menahan kekagumannya saat melihat Wilbur. "Ya Tuhan, kamu lucu sekali. Lihat, kamu akan punya rumah yang sangat bagus. Apa yang kamu lakukan berlarian di Hollywood seperti itu?" ujarnya. Momen ini menjadi puncak dari proses adopsi yang sempat ramai diperbincangkan warga setempat.
Wilbur, yang namanya diambil dari tokoh babi dalam buku anak-anak klasik Charlotte's Web, sebelumnya menjadi sensasi setelah terekam kamera melaju sendirian di jalanan West Hollywood. Banyak warga yang tertarik mengadopsinya, hingga akhirnya shelter hewan setempat menggelar lelang diam-diam. Marcia Zwilling, direktur pelaksana Diane Warren Foundation, memenangkan lelang tersebut atas nama Warren.
"Diane melihat klip berita tentang babi kecil yang berlarian di West Hollywood, lalu dia langsung menelepon saya dan berkata, 'Tolong ambil babi itu, selamatkan dia!'," ungkap Zwilling. Wilbur rencananya akan ditempatkan di suaka hewan seluas tujuh hektare di Malibu. Namun, ia mungkin perlu diberi nama baru karena Warren ternyata sudah memiliki babi lain yang juga bernama Wilbur.
Aksi penyelamatan ini bukan yang pertama bagi Warren. Pada 2021, ia juga turun tangan menyelamatkan seekor sapi yang kabur dari rumah potong di California Selatan. Warren menghubungi otoritas Pico Rivera dan mengatur agar sapi tersebut dikirim ke Farm Sanctuary setelah melihatnya "menangis" saat ditangkap. "Ini bukan sapi pertama yang saya selamatkan, tapi yang ini terasa istimewa. Ia seperti mewakili semua sapi yang ingin bebas," katanya saat itu.
Kebiasaan Warren yang kerap terlihat dengan burung di bahunya juga menjadi sorotan. Penyanyi Taylor Dayne pernah bercerita kepada majalah People tentang keunikan Warren. "Saya selalu bertanya, 'Siapa yang keluar dengan burung di bahunya terus-terusan? Bagaimana kamu bisa makan siang dengan itu?' Dia hanya menjawab, 'Diam, Taylor. Aku akan makan siang dengan burung ini.' Hewan selalu jadi prioritas utama Diane, jadi saya mulai memahaminya," tutur Dayne.
Kisah Warren menyelamatkan hewan-hewan liar ini menarik perhatian publik, termasuk di Indonesia. Di tengah maraknya isu kesejahteraan hewan, aksi selebritas seperti Warren bisa menjadi contoh nyata bagaimana individu dengan pengaruh dapat memanfaatkan platformnya untuk kebaikan. Di Indonesia sendiri, kesadaran akan adopsi hewan dan penolakan terhadap kekerasan pada hewan terus meningkat, meski masih banyak tantangan di lapangan.
Langkah Warren ini juga menggarisbawahi tren di kalangan selebritas global yang semakin vokal dalam isu perlindungan hewan. Dari sekadar unggahan di media sosial hingga aksi nyata seperti mengadopsi hewan liar, pengaruh mereka bisa mendorong perubahan perilaku masyarakat. Namun, pertanyaannya, apakah kepedulian ini akan bertahan lama atau hanya sekadar tren sesaat? Ke depannya, publik akan terus mengawasi bagaimana Wilbur beradaptasi dengan kehidupan barunya di Malibu, dan apakah Warren akan kembali menyelamatkan hewan-hewan lain yang membutuhkan.



