McIlroy Kembali ke Jalur Kemenangan: Pimpin Klasemen Babak Pertama BMW Championship
Baca dalam 60 detik
- Rory McIlroy memuncaki papan skor putaran pertama BMW Championship dengan catatan enam under par, menandai kebangkitan setelah performa buruk di turnamen sebelumnya.
- Pemain nomor dua dunia itu mengubah pendekatan permainannya setelah bekerja sama dengan pelatih dan caddy, dan kini merasa lebih nyaman dengan lapangan Bellerive yang lebih luas.
- Persaingan masih ketat dengan empat pemain Amerika yang berbagi posisi terdepan, sementara Scottie Scheffler justru terpuruk di papan bawah setelah rentetan bogey.

Rory McIlroy akhirnya menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Pada putaran pertama BMW Championship yang berlangsung di Bellerive Country Club, Kamis (22/8) waktu setempat, pegolf asal Irlandia Utara itu mencatatkan skor enam under par dan memimpin klasemen sementara, sekaligus menjawab keraguan setelah dua turnamen sebelumnya berakhir mengecewakan.
Penampilan McIlroy kali ini kontras dengan hasil buruk di St Jude Championship pekan lalu, di mana ia hanya mampu finis di peringkat ke-66. Namun, di Bellerive, ia tampil percaya diri sejak awal. Setelah melewati sembilan hole pertama dengan dua under, ia menambah empat birdie lagi di hole 13, 15, 16, dan 17. Hasil itu membuatnya berbagi puncak klasemen dengan empat pegolf Amerika: Gary Woodland, Wyndham Clark, JJ Spaun, dan Chris Gotterup.
Kunci kebangkitan McIlroy, menurut pengakuannya, adalah kerja ekstra bersama timnya. Ia menyebut kolaborasi dengan pelatih ayunan Michael Bannon dan caddy Harry Diamond telah membantunya memperbaiki ritme pukulan. โSaya merasa setidaknya saya kembali ke arah yang benar dengan ayunan saya,โ ujarnya kepada Golf Channel. โTapi Anda tidak pernah tahu sampai Anda tiba di lapangan.โ
Lebih dari itu, McIlroy menilai karakter lapangan Bellerive lebih cocok dengan permainannya dibandingkan lapangan di Memphis pekan lalu. โLapangan ini memberi ruang lebih luas dari tee, jadi Anda bisa sedikit meleset dan tetap lolos. Saya butuh itu hari ini,โ katanya. โSaya merasa jauh lebih nyaman di sini.โ
Persaingan di papan atas masih sangat ketat. Ryo Hisatsune dari Jepang berada satu pukulan di belakang dengan lima under, sementara Alex Fitzpatrick (Inggris), Michael Thorbjornsen (AS), dan Ludvig Aberg (Swedia) berbagi posisi ketujuh dengan empat under. Robert MacIntyre asal Skotlandia, yang mundur dari St Jude Championship pekan lalu setelah membukukan 82 pada putaran pertama, kali ini menutup hari dengan dua under.
Kabar buruk datang dari Scottie Scheffler. Pegolf nomor satu dunia dan juara bertahan itu justru terpuruk. Empat bogey beruntun pada tujuh hole awal membuatnya terlempar jauh ke papan bawah. Padahal, pekan lalu ia baru saja menjuarai St Jude Championship. Performa inkonsisten ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Scheffler menjelang babak-babak berikutnya.
Bagi penggemar golf di Indonesia, performa McIlroy ini layak disimak. Pasalnya, ia adalah salah satu ikon global yang kerap menjadi sorotan di turnamen-turnamen besar, termasuk saat tampil di ajang-ajang yang disiarkan langsung di tanah air. Kebangkitannya juga menambah tensi persaingan menuju FedEx Cup, di mana setiap poin sangat berharga.
Pertanyaan besarnya kini: mampukah McIlroy mempertahankan konsistensi ini hingga akhir pekan? Dengan lapangan yang ia rasa nyaman dan mental yang kembali pulih, peluangnya terbuka lebar. Namun, golf selalu punya cara untuk menguji kesabaran, dan para pesaingnya jelas tidak akan menyerah begitu saja.



