Liverpool Incar Minteh untuk Gantikan Peran Salah di Sisi Kanan
Baca dalam 60 detik
- Liverpool resmi mengajukan pendekatan ke Brighton untuk merekrut winger Gambia, Yankuba Minteh, sebagai opsi pengganti Mohamed Salah.
- Minteh, yang baru pulih dari cedera, dianggap sebagai investasi jangka panjang dengan harga lebih realistis dibanding Bradley Barcola yang dibanderol PSG sangat tinggi.
- Keputusan Liverpool di bursa transfer ini akan menentukan daya saing tim di Premier League dan peluang mereka di kompetisi Eropa musim depan.

Liverpool bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengajukan pendekatan resmi kepada Brighton untuk merekrut winger muda asal Gambia, Yankuba Minteh. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa The Reds serius mencari pengganti Mohamed Salah yang hengkang, dan Minteh dinilai sebagai salah satu opsi paling menjanjikan untuk mengisi kekosongan di sisi kanan serangan.
Minteh, yang baru berusia 22 tahun, telah mencatatkan 10 gol dan sembilan assist dalam 73 penampilan bersama Brighton sejak bergabung dari Newcastle dengan nilai transfer ยฃ30 juta pada 2024. Meski tengah dalam masa pemulihan cedera kaki yang dideritanya saat laga persahabatan melawan Roma awal bulan ini, pemain internasional Gambia itu tetap dianggap sebagai aset berharga yang bisa langsung berkontribusi di Anfield.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menjadikan penguatan lini sayap sebagai prioritas utama di sisa bursa transfer. Kepergian Salah meninggalkan lubang besar di sektor kanan, dan meski Victor Munoz telah direkrut dari Osasuna dengan nilai ยฃ34 juta, ia lebih sering dimainkan sebagai penyerang tengah atau sayap kiri. Oleh karena itu, kebutuhan akan pemain sayap kanan murni tetap menjadi fokus utama.
Selain Minteh, Liverpool juga masih memprioritaskan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Namun, negosiasi kedua klub menemui jalan buntu karena perbedaan nilai yang cukup jauh. PSG mematok harga sekitar ยฃ145 juta, sementara Liverpool hanya bersedia membayar di kisaran ยฃ100 juta. Situasi ini membuat Minteh menjadi alternatif yang lebih realistis, baik dari segi biaya maupun potensi pengembangan jangka panjang.
Dari perspektif Indonesia, pergerakan Liverpool di bursa transfer ini menarik untuk disimak, mengingat basis penggemar klub tersebut sangat besar di Tanah Air. Keputusan The Reds dalam merekrut pemain sayap akan berdampak langsung pada gaya bermain tim yang kerap menjadi tontonan utama para pecinta sepak bola nasional. Selain itu, kehadiran pemain muda seperti Minteh bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola Indonesia yang bercita-cita menembus liga top Eropa.
Menurut analis sepak bola Eropa, langkah Liverpool mendekati Brighton menunjukkan pendekatan yang lebih pragmatis dibanding mengejar Barcola yang harganya selangit. Minteh, yang masih muda dan memiliki kecepatan serta kemampuan dribel di atas rata-rata, bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan. Namun, cedera yang baru dialaminya menjadi faktor risiko yang perlu dipertimbangkan.
Di sisi lain, Brighton dikenal sebagai klub yang sulit diajak bernegosiasi dan kerap mematok harga tinggi untuk pemain bintangnya. Meski demikian, dengan posisi Minteh yang tidak sepenuhnya menjadi starter tetap, peluang kesepakatan tetap terbuka. Liverpool punya sejarah sukses merekrut pemain dari klub-klub Inggris lainnya, dan pengalaman ini bisa menjadi modal dalam negosiasi.
Jika transfer ini terwujud, Minteh akan menjadi bagian dari generasi baru Liverpool yang tengah dibangun ulang oleh Iraola. Pertanyaannya, akankah ia mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Salah yang begitu besar? Atau justru Liverpool akan tetap berupaya mendatangkan Barcola dengan negosiasi yang lebih intensif? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu arah kebijakan transfer klub musim ini.



