Tottenham Siapkan Dana Rp2,8 Triliun untuk Savinho dan Marmoush: Ujian Besar bagi Man City
Baca dalam 60 detik
- Tottenham tengah merundingkan paket transfer senilai ยฃ150 juta untuk mendatangkan Savinho dan Omar Marmoush dari Manchester City.
- Pelatih Roberto De Zerbi secara pribadi mengagumi Marmoush, yang kesulitan menembus posisi utama di City karena dominasi Erling Haaland.
- Kesepakatan ini akan menguji kesediaan Man City melepas dua pemain sayapnya di bursa transfer musim panas.

Tottenham Hotspur mengubah sisa bursa transfer menjadi ajang uji nyali bagi Manchester City: klub asal London Utara itu dikabarkan tengah bernegosiasi untuk memboyong dua pemain sayap sekaligus, Savinho dan Omar Marmoush, dengan nilai paket mencapai ยฃ150 juta atau sekitar Rp2,8 triliun. Langkah ini bukan sekadar belanja pemain, melainkan sinyal ambisi De Zerbi untuk merombak lini serang secara fundamental.
Menurut laporan The Guardian, pembicaraan antara kedua klub masih berjalan dan belum ada kesepakatan final. Namun, progres untuk Savinho dilaporkan lebih maju, dengan kabar dari Brasil yang menyebut winger asal Negeri Samba itu semakin dekat dengan kepindahan. Adapun Marmoush, yang menjadi starter di semua laga Mesir pada Piala Dunia musim panas lalu, diincar sebagai opsi fleksibel di lini depanโbisa bermain sebagai penyerang tengah, sayap kiri, atau second striker.
Kedua pemain ini dirancang untuk mengisi peran berbeda, bukan saling bersaing. Savinho diharapkan memberikan ancaman dari sisi lapangan dengan kemampuan membawa bola ke area berbahaya, sementara Marmoush menawarkan kecepatan dan mobilitas untuk bergerak di sepanjang lini depan. De Zerbi, yang dikenal gemar membangun serangan dinamis, tampaknya ingin memiliki dua senjata yang saling melengkapi.
Kinerja Marmoush di Manchester City musim lalu memang jauh dari kata memuaskan. Bersaing dengan Erling Haaland yang tak tergoyahkan di posisi penyerang utama, ia kerap tampil tanpa ritme bermain yang konsisten. Situasi ini membuat masa depannya di Etihad menjadi tanda tanya, dan Tottenham melihat celah untuk memanfaatkan ketidakpuasan pemain berusia 27 tahun itu.
Reporter Sky Sports, Michael Bridge, mengungkapkan bahwa De Zerbi secara pribadi sangat mengagumi Marmoush. โDe Zerbi, kami yakin, adalah penggemar berat Omar Marmoush,โ ujar Bridge. โMarmoush sering keluar-masuk tim, dan memang tidak mudah untuk menggusur Erling Haaland. Pembicaraan masih berlanjut, belum ada yang final, tapi semua kabar yang kami dengar positif.โ Ketertarikan pribadi pelatih bisa menjadi faktor krusial jika Marmoush menginginkan peran yang lebih jelas dan waktu bermain yang lebih teratur.
Bagi Tottenham, mendatangkan kedua pemain ini akan menjadi komitmen finansial besar. Jika Savinho lebih diarahkan untuk memberi ancaman dari sisi sayap, Marmoush bisa bersaing dengan Dominic Solanke di lini tengah, menjadi partner, atau bahkan bermain melebar ke kiri. Fleksibilitas inilah yang membuatnya begitu menarik bagi De Zerbi.
Di sisi lain, keputusan Man City untuk melepas dua pemain sekaligus akan menjadi sinyal penting. Apakah mereka siap kehilangan kedalaman skuad demi keuntungan finansial? Atau justru sebaliknya, mereka akan mempertahankan kedua pemain untuk menjaga kekuatan tim? Bursa transfer musim panas ini masih menyisakan banyak drama, dan Tottenham tampaknya siap menjadi pemeran utama.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa berlomba memperkuat diri dengan pemain berkualitas. Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat, dinamika transfer ini bisa menjadi pelajaran tentang strategi klub dalam membangun skuad yang kompetitif. Apakah Tottenham akhirnya mampu mengamankan kedua pemain tersebut? Atau Man City akan bermain keras di meja negosiasi? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.



