Tottenham Kian Dekat Rekrut Savinho: Rekor Transfer Manchester City Terancam Pecah
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan finansial dengan Manchester City hampir rampung, nilai total mencapai Rp1,7 triliun.
- Savinho dikabarkan mendesak pindah demi menit bermain reguler dan peluang timnas Brasil.
- Jika tuntas, ini jadi penjualan termahal dalam sejarah City, menggeser rekor Julian Alvarez.

Tottenham Hotspur dilaporkan tengah berada di ambang penyelesaian transfer pemain sayap Manchester City, Savinho, setelah kedua klub mencapai kesepakatan awal terkait paket finansial. Nilai transfer yang disepakati mencapai 93,3 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun, dengan tambahan bonus 5,7 juta euro berdasarkan performa, menjadikan total keseluruhan sekitar 85 juta poundsterling.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh jurnalis Globo, Cahรช Mota, dan langsung menjadi sorotan karena berpotensi memecahkan rekor penjualan termahal dalam sejarah Manchester City. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh transfer Julian Alvarez ke Atletico Madrid senilai 64 juta poundsterling pada 2024. Jika kesepakatan ini tuntas, maka akan menjadi tonggak baru dalam strategi bisnis klub asal Manchester tersebut.
Langkah Tottenham ini bukan tanpa alasan. Musim lalu, Spurs hanya mampu mencetak 48 gol di Premier League dan finis di peringkat ke-17 untuk dua musim beruntun. Ketergantungan pada Dominic Solanke yang kerap cedera, serta cedera panjang Xavi Simons, membuat lini serang mereka tumpul. Kedatangan Savinho diharapkan memberikan dimensi baru dengan kecepatan dan kemampuan dribelnya di sisi kanan, sesuatu yang selama ini hilang dari permainan Tottenham.
Manajer Tottenham, Roberto De Zerbi, memang tengah gencar membangun ulang skuadnya. Sebelumnya, ia telah mendatangkan Sandro Tonali, Mateus Fernandes, dan Jan Paul van Hecke. Namun, kebutuhan akan daya gedor tambahan masih sangat mendesak. Savinho dan rekan setimnya di City, Omar Marmoush, menjadi target utama, dengan nilai total operasi keduanya diperkirakan mencapai 130 juta poundsterling.
Bagi Savinho, kepindahan ini adalah kesempatan emas untuk menghidupkan kembali kariernya. Pemain asal Brasil itu merasa khawatir dengan peluangnya di bawah asuhan Enzo Maresca, terutama setelah ia dicoret dari skuad City saat Community Shield melawan Arsenal. Ia meyakini bahwa menit bermain reguler di Tottenham akan membantunya kembali bersaing memperebutkan tempat di tim nasional Brasil.
Meski demikian, proses transfer ini belum sepenuhnya tuntas. Beberapa detail akhir masih perlu diselesaikan sebelum Savinho dapat terbang ke London untuk menjalani tes medis. Namun, dengan adanya kesepakatan finansial yang luas, tampaknya hanya masalah waktu sebelum pengumuman resmi dirilis.
Dari perspektif Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub besar Eropa berani menggelontorkan dana besar untuk pemain muda berbakat. Bagi para penggemar sepak bola di tanah air, ini juga menjadi pengingat bahwa bursa transfer selalu menyimpan kejutan, dan Indonesia pun memiliki potensi pemain yang bisa menembus level tertinggi jika dikelola dengan baik.
Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah Savinho mampu membayar kepercayaan Tottenham dan membawa mereka kembali ke papan atas? Atau justru kepindahan ini akan menjadi bumerang bagi kedua klub? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini semakin panas.



