Tottenham Incar Daniel Munoz: Solusi Instan di Bek Kanan Usai Djed Spence Hengkang
Baca dalam 60 detik
- Tottenham dikabarkan telah menanyakan syarat transfer bek kanan Crystal Palace, Daniel Munoz, sebagai pengganti Djed Spence yang pindah ke Inter Milan.
- Crystal Palace terbuka melepas Munoz dengan banderol sekitar ยฃ25 juta, dan Tottenham harus bersaing dengan Nottingham Forest serta Everton.
- Kedatangan Munoz yang berusia 30 tahun menandai pergeseran strategi Tottenham yang kini berani merekrut pemain senior, bukan hanya pemain muda potensial.

Setelah melepas Djed Spence ke Inter Milan dengan nilai transfer mencapai ยฃ30 juta, Tottenham Hotspur kini bergerak cepat mencari pengganti di posisi bek kanan. Kabar terbaru menyebutkan, klub asal London Utara itu telah menghubungi Crystal Palace untuk menanyakan kemungkinan merekrut Daniel Munoz, bek sayap asal Kolombia yang juga diminati sejumlah klub Premier League lain.
Kepergian Spence, yang sempat dipinjamkan ke beberapa klub sebelum akhirnya menembus tim utama dan menjadi andalan Timnas Inggris, meninggalkan celah di lini belakang Tottenham. Pedro Porro memang masih menjadi pilihan utama pelatih Roberto De Zerbi di sisi kanan, namun kedalaman skuad menjadi perhatian. Archie Gray, yang bisa dimainkan sebagai bek kanan, diprediksi akan lebih sering beroperasi di lini tengah dalam jangka panjang. Situasi ini memaksa Tottenham untuk mempertimbangkan pembelian pemain baru, dan nama Munoz muncul sebagai kandidat kuat.
Jurnalis asal Kolombia, Pipe Sierra, melaporkan bahwa Tottenham telah melakukan penjajakan awal untuk mengetahui syarat transfer Munoz. Crystal Palace dikabarkan terbuka untuk melepas pemain berusia 30 tahun tersebut dengan banderol sekitar ยฃ25 juta. Selain Tottenham, Nottingham Forest dan Everton juga dikabarkan telah mengajukan pertanyaan serupa, sehingga persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Munoz diprediksi akan berlangsung sengit.
Munoz bukanlah pemain muda yang biasanya menjadi target utama Tottenham dalam beberapa tahun terakhir. Namun, bursa transfer musim panas ini menunjukkan perubahan pendekatan klub. Tottenham kini berani merekrut pemain senior yang siap tampil, dan Munoz dinilai cocok dengan kebutuhan tim. Musim lalu, bek sayap asal Kolombia itu mencatatkan lima gol dan tujuh assist dalam 46 penampilan di semua kompetisi. Energi, agresivitas, dan kemauannya untuk menusuk ke kotak penalti lawan menjadikannya salah satu pemain paling berbahaya di sayap kanan Palace.
Gaya bermain Munoz yang suka menyerang dan tidak kenal lelah diyakini cocok dengan filosofi De Zerbi yang menginginkan full-back aktif naik membantu serangan. Jika transfer ini terwujud, Munoz akan menjadi alternatif ideal bagi Porro, sekaligus memberikan persaingan sehat di posisi tersebut. Namun, hingga saat ini, minat Tottenham masih sebatas penjajakan. Belum ada tawaran resmi yang diajukan, dan negosiasi serius pun belum dimulai.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan dinamika bursa transfer Eropa yang bisa berdampak pada performa pemain di klub-klub besar. Selain itu, ketertarikan klub-klub Inggris pada pemain asal Kolombia seperti Munoz juga menjadi cerminan bahwa pemain dari luar Eropa semakin dilirik, sejalan dengan meningkatnya kualitas sepak bola di kawasan Amerika Selatan.
Langkah Tottenham berikutnya akan menjadi penentu. Apakah mereka akan segera mengajukan tawaran resmi untuk Munoz, atau justru beralih ke target lain yang lebih muda? Yang jelas, kepergian Spence telah membuka peluang bagi pemain seperti Munoz untuk menunjukkan kualitasnya di panggung Premier League.



