Vicario Tiba di Turin, Juventus Kunci Kesepakatan Pinjam dengan Opsi Beli
Baca dalam 60 detik
- Kiper timnas Italia, Guglielmo Vicario, telah mendarat di Turin untuk menjalani tes medis bersama Juventus.
- Kesepakatan pinjaman dari Tottenham Hotspur senilai โฌ8 juta plus bonus โฌ2 juta, tanpa kewajiban membeli.
- Kedatangan Vicario menandai perombakan lini belakang Juventus, dengan Michele Di Gregorio yang berpotensi kembali ke Monza.

Guglielmo Vicario, kiper andalan Tottenham Hotspur, telah tiba di Turin pada Senin sore untuk menjalani serangkaian tes medis bersama Juventus. Kepindahan ini menandai babak baru bagi kiper berusia 29 tahun tersebut, yang siap mengisi posisi penjaga gawang di Allianz Stadium setelah dua musim berkarier di Liga Inggris.
Kedatangan Vicario disambut langsung oleh awak media di Bandara Caselle, sebelum ia melanjutkan perjalanan ke J|Medical Centre, pusat medis yang menjadi bagian dari kompleks latihan Juventus. Kehadirannya di Turin mengonfirmasi laporan yang beredar selama beberapa pekan terakhir, bahwa Bianconeri serius mendatangkan mantan kiper Empoli tersebut untuk memperkuat sektor pertahanan mereka.
Menurut kabar yang beredar, kesepakatan antara kedua klub berbentuk pinjaman dengan opsi pembelian di akhir musim. Nilai transfer yang disepakati mencapai โฌ8 juta, ditambah potensi bonus hingga โฌ2 juta berdasarkan penampilan dan prestasi. Yang menarik, tidak ada klausul yang mewajibkan Juventus untuk mempermanenkan Vicario, memberikan fleksibilitas bagi klub asal Turin untuk mengevaluasi performanya selama masa peminjaman.
Vicario bukan nama asing di pentas sepak bola Italia. Sebelum hijrah ke Tottenham pada musim panas 2023 dengan nilai transfer โฌ18,5 juta, ia telah mencuri perhatian bersama Empoli. Selama dua musim di London, ia berhasil mencatatkan 117 penampilan dan menjaga gawangnya tetap perawan dalam 29 laga. Prestasi puncaknya adalah membawa Tottenham meraih gelar Liga Europa pada tahun 2025, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu kiper terbaik di Eropa.
Kedatangan Vicario diharapkan dapat menjawab kebutuhan Juventus akan sosok kiper tangguh setelah Michele Di Gregorio diprediksi akan kembali ke Monza. Di Gregorio, yang musim lalu menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Bianconeri, bahkan tidak masuk dalam skuad untuk laga uji coba melawan Juventus Next Gen. Langkah ini mengindikasikan bahwa manajemen klub telah menyiapkan transisi di posisi penjaga gawang.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kepindahan ini juga memiliki dimensi strategis. Juventus, yang tengah membangun kembali skuad di bawah arahan pelatih anyar, tampaknya ingin memastikan lini belakang mereka solid sebelum musim kompetisi dimulai. Vicario, dengan pengalamannya di kompetisi Eropa, dianggap sebagai tambahan yang tepat untuk memberikan persaingan sehat di posisi kiper.
Di sisi lain, langkah ini juga menarik untuk dicermati dari perspektif Indonesia. Banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan Liga Italia dan Liga Inggris, sehingga perpindahan pemain sekaliber Vicario tentu menjadi sorotan. Selain itu, keputusan Juventus untuk tidak menyertakan klausul wajib beli menunjukkan tren baru dalam strategi transfer klub-klub Eropa, yang semakin berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar di tengah ketidakpastian ekonomi.
Dengan selesainya tes medis, pengumuman resmi dari kedua klub tinggal menunggu waktu. Pertanyaan besarnya, akankah Vicario mampu memenuhi ekspektasi tinggi di Turin dan menjadi penerus jangka panjang di bawah mistar gawang Juventus? Atau justru ia hanya akan menjadi solusi sementara sebelum klub kembali berburu kiper muda? Musim yang akan datang akan memberikan jawabannya.



