Newcastle Incar Nkunku: Peluang Reuni Premier League di Tengah Krisis Lini Serang
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United telah membuka pembicaraan langsung dengan agen Christopher Nkunku dan AC Milan untuk memboyong pemain Prancis itu ke St James' Park.
- Nkunku, yang gagal bersinar di Chelsea dan Milan, dianggap sebagai solusi jangka pendek atas mandulnya lini depan Newcastle yang hanya mencetak satu gol dalam empat laga uji coba.
- Dengan harga sekitar 30 juta poundsterling, Newcastle optimistis bisa memenangkan persaingan dengan Aston Villa dan memberikan Nkunku peran utama yang tak pernah ia dapatkan di klub sebelumnya.

Newcastle United dikabarkan telah memulai negosiasi dengan agen Christopher Nkunku dan AC Milan untuk membawa pulang penyerang Prancis itu ke Premier League, di tengah krisis lini serang yang melanda tim asuhan Matthias Jaissle jelang musim 2025/26.
Laporan dari Calciomercato yang disiarkan Sport Witness menyebut The Magpies telah melakukan kontak langsung dengan perwakilan pemain berusia 28 tahun tersebut, sekaligus berkomunikasi dengan manajemen Milan. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Newcastle serius menambah amunisi di lini depan setelah gagal bersaing di laga pramusim.
Kebutuhan Newcastle akan penyerang baru semakin mendesak setelah Joelinton mengalami cedera, memperparah krisis di lini tengah. Di sisi lain, empat laga uji coba di bawah pelatih baru Matthias Jaissle hanya menghasilkan maksimal satu gol per pertandingan. Situasi ini membuat sosok seperti Nkunku, yang pernah menjadi bintang di RB Leipzig, menjadi target yang masuk akal.
Nkunku sendiri menjalani periode sulit di Chelsea dan AC Milan. Bersama The Blues, ia hanya mencetak enam gol dalam 38 penampilan Premier League sebelum hengkang di tengah kekacauan manajemen Stamford Bridge. Di Milan, ia juga tidak mendapat tempat setelah pelatih Ruben Amorim menilai pemain itu tidak masuk dalam rencananya. Kini, peluang kembali ke Inggris menjadi ajang pembuktian bagi pemain yang pernah mencetak 16 gol Bundesliga pada musim 2022/23.
Menurut data yang dihimpun, Nkunku terlibat dalam 11 gol di semua kompetisi musim lalu, lebih banyak dari Anthony Elanga dan hanya terpaut lima gol dari rekor Nick Woltemade. Angka ini menunjukkan bahwa kualitas pemain Prancis itu belum pudar, hanya saja ia belum mendapat kepercayaan penuh di klub-klub sebelumnya.
Bagi Newcastle, merekrut Nkunku bukan sekadar menambah pemain, melainkan investasi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan para bintang yang hengkang. Dengan dana segar dari penjualan Guimaraes, Gordon, dan Tonali, klub asal Tyneside itu diprediksi mampu memenuhi banderol yang diminta Milan. Namun, mereka harus bersaing dengan Aston Villa yang juga dikabarkan tertarik pada pemain yang sempat membela Paris Saint-Germain itu.
Dari perspektif Indonesia, langkah Newcastle ini menarik untuk disimak karena Premier League memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Jika transfer ini terwujud, Nkunku akan menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan penampilannya, terutama bagi penggemar yang ingin melihat kebangkitan pemain yang sempat dianggap gagal di Inggris.
Pelatih Matthias Jaissle, yang baru mengambil alih kursi kepelatihan, tentu berharap Nkunku bisa menjadi sosok kunci di lini depan. Dengan pengalaman bermain di liga top Eropa, pemain yang bisa beroperasi sebagai penyerang tengah maupun gelandang serang ini diharapkan mampu memberikan kreativitas dan ketajaman yang selama ini kurang.
Apakah Newcastle mampu mengamankan tanda tangan Nkunku sebelum bursa transfer ditutup? Atau akankah Aston Villa menyalip mereka di menit-menit akhir? Yang jelas, keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah musim The Magpies.



