Ipswich Resmi Rekrut Julio Enciso, Gelandang Paraguay yang Bersinar di Strasbourg
Baca dalam 60 detik
- Ipswich Town mengamankan tanda tangan gelandang Paraguay Julio Enciso dengan kontrak lima tahun dari Strasbourg.
- Nilai transfer diperkirakan mencapai 30 juta euro, menjadikannya salah satu pembelian termahal dalam sejarah klub.
- Kedatangan Enciso diharapkan memperkuat lini tengah Ipswich dalam upaya bertahan di Premier League musim ini.

Ipswich Town resmi mengumumkan perekrutan gelandang asal Paraguay, Julio Enciso, dari Strasbourg dengan kontrak berdurasi lima tahun. Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub promosi Premier League itu untuk bersaing di kasta tertinggi Inggris, sekaligus mengamankan salah satu talenta muda Amerika Selatan yang tengah menanjak.
Meski manajemen Ipswich enggan merinci nilai transfer, media Inggris memperkirakan biaya yang dikeluarkan mencapai 30 juta euro atau setara Rp520 miliar. Angka tersebut menjadikan Enciso sebagai rekrutan termahal dalam sejarah klub yang berbasis di Portman Road tersebut. Sebelumnya, pemain berusia 22 tahun itu sempat dipinjam Ipswich pada paruh kedua musim 2024-2025 dari Brighton, dan kini statusnya menjadi permanen.
Enciso bukan wajah asing bagi para pendukung Ipswich. Selama masa peminjamannya, ia menunjukkan performa impresif dan turut berperan dalam keberhasilan tim promosi ke Premier League. "Saya sangat menikmati masa pinjaman di klub ini dan bahagia melihat mereka promosi musim lalu," ujar Enciso dalam pernyataan resmi. Ia juga mengungkapkan antusiasmenya bekerja kembali dengan manajer Gary O'Neil, yang sebelumnya pernah melatihnya di Prancis.
Kontribusi Enciso musim lalu cukup menonjol. Bersama Strasbourg, ia mencatatkan 12 gol dan sembilan assist dalam 42 penampilan di semua kompetisi. Selain itu, pengalamannya tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Paraguay—yang berhasil melaju hingga babak 16 besar—menjadi nilai tambah tersendiri. Kecepatan, visi bermain, dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua menjadi daya tarik utama yang membuat Ipswich berani menggelontorkan dana besar.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Ipswich di bursa transfer ini menarik untuk disimak. Kehadiran pemain berlabel Piala Dunia di klub promosi menunjukkan bahwa persaingan Premier League semakin ketat. Klub-klub kecil kini berani berinvestasi besar demi bertahan di liga terbaik dunia. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang kerap kesulitan bersaing di level Asia karena minimnya investasi pada pemain berkualitas.
Langkah Ipswich juga menegaskan tren klub-klub Inggris yang mulai melirik talenta Amerika Selatan sebagai alternatif pemain mahal dari Eropa. Dengan harga yang relatif terjangkau untuk standar Premier League, Enciso diharapkan bisa memberikan dampak langsung. Ia akan menjadi tumpuan lini tengah Ipswich yang musim lalu mengandalkan pemain pinjaman.
Ipswich akan memulai kampanye Premier League dengan menjamu Sunderland pada Sabtu (23/8). Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi Enciso untuk membuktikan nilai transfernya. Pertanyaannya, akankah ia mampu langsung tampil impresif dan membawa Ipswich meraih hasil positif? Jika ya, bukan tidak mungkin nilai jualnya akan meroket dan menarik minat klub-klub besar Eropa di masa depan.



