Inter Butuh Dana Segar: Luis Henrique Jadi Komoditas, Liga Inggris Ikut Berebut
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan berencana menjual Luis Henrique untuk mendanai pembelian Curtis Jones dari Liverpool, dengan klub-klub Premier League ikut memantau situasi.
- Kesepakatan Frattesi ke Lazio hanya menghasilkan pinjaman โฌ5 juta, memaksa Inter mencari sumber pendanaan alternatif demi memuluskan transfer Jones.
- Liverpool mulai melunak dari tuntutan โฌ40 juta, membuka peluang kesepakatan di kisaran โฌ35-40 juta, dengan Jones sudah sepakat secara personal.

Inter Milan tengah bersiap melepas winger asal Brasil, Luis Henrique, demi mengamankan dana segar untuk memboyong gelandang Liverpool, Curtis Jones. Ketertarikan klub-klub Premier League terhadap Luis Henrique kini menambah dinamika persaingan yang sebelumnya didominasi oleh AS Roma.
Menurut laporan Corriere dello Sport, penjualan Davide Frattesi ke Lazio sejatinya membuka ruang di lini tengah, namun tidak memberikan suntikan finansial yang diharapkan. Kesepakatan yang semula diperkirakan bernilai โฌ1 juta, justru berubah menjadi skema pinjaman โฌ5 juta dengan opsi pembelian โฌ10 juta. Alhasil, Inter harus mencari cara lain untuk memperkuat posisi tawar mereka dalam negosiasi dengan Liverpool.
Penjualan Luis Henrique menjadi opsi yang paling masuk akal. Roma telah membuka pembicaraan dengan Inter dan menilai winger tersebut di kisaran โฌ30 juta termasuk bonus. Namun, formula kesepakatan masih belum tuntas, dan Roma saat ini tengah fokus menyelesaikan lini serang mereka. Situasi ini membuka peluang bagi klub-klub Inggris untuk ikut serta dalam perburuan.
Terlepas dari nasib Luis Henrique, Inter tetap bertekad mendatangkan Jones. Gelandang tersebut merupakan permintaan khusus dari pelatih Cristian Chivu. Liverpool sebelumnya bersikukuh pada nilai โฌ40 juta meski kontrak Jones baru berakhir pada 2027. Namun, belakangan ini posisi Liverpool mulai melunak, mirip dengan sikap Tottenham yang akhirnya menurunkan tuntutan untuk Djed Spence.
Meski demikian, sulit bagi Inter untuk menembus harga di bawah โฌ35 juta. Klub asal Milan itu bertekad untuk tidak melebihi โฌ40 juta. Dana tambahan dari penjualan Luis Henrique akan sangat membantu memperlancar negosiasi. Jones sendiri dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dan siap menjadi rekrutan Inggris ketiga Inter setelah John Stones dan Spence.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klim Eropa harus pintar dalam mengelola keuangan. Inter, yang sebelumnya identik dengan pembelian mahal, kini harus lebih kreatif dengan skema pinjaman dan penjualan pemain. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang mulai berinvestasi di liga domestik: pentingnya menjaga keseimbangan antara ambisi dan realitas finansial.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Inter mampu mempertahankan daya saing di Serie A dan Eropa dengan strategi transfer yang lebih hemat? Atau justru langkah ini akan menjadi bumerang jika Luis Henrique bersinar di klub lain dan Jones tidak sesuai ekspektasi? Keputusan dalam bursa transfer musim panas ini akan menjadi penentu arah kebijakan klub di masa mendatang.



