Bursa Kiper Panas: Juventus Urung Kejar Martinez, Suzuki Jadi Rebutan
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa mendadak serius mendatangkan kiper Parma, Zion Suzuki, setelah PSG batal karena masalah komisi.
- Juventus justru ragu menjadikan Emiliano Martinez prioritas utama, mempertimbangkan harga dan cedera jari.
- Nama Vicario, Ederson, dan Trubin muncul sebagai alternatif yang dipantau ketat oleh tim asal Turin.

Bursa transfer kiper Eropa memanas setelah Aston Villa secara mendadak mempercepat negosiasi untuk merekrut penjaga gawang Parma, Zion Suzuki. Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi Juventus untuk mendapatkan Emiliano Martinez, namun kabar terbaru justru menyebut Bianconeri belum sepenuhnya yakin menjadikan kiper timnas Argentina itu sebagai target utama.
Keputusan mengejutkan datang dari Paris Saint-Germain yang batal menuntaskan transfer Suzuki. Padahal, klub raksasa Prancis itu sudah sepakat dengan Parma senilai 30 juta euro plus bonus 5 juta euro. Menurut laporan media Prancis, agen Suzuki meminta komisi tambahan hingga 5 juta euro, sebuah permintaan yang membuat PSG geram dan memilih mundur dari meja perundingan.
Peluang itu langsung dimanfaatkan Aston Villa. Klub Liga Inggris tersebut dikabarkan menawarkan nilai yang hampir sama dengan kesepakatan awal Parma. Jika transfer ini tuntas, Martinez secara teori bisa dilepas ke Juventus. Namun, Sky Sport Italia dan pakar transfer Fabrizio Romano sama-sama mengingatkan bahwa kepindahan kiper berusia 32 tahun itu tidak bisa dianggap sudah pasti.
Ada dua faktor utama yang membuat Juventus berpikir ulang. Pertama, Parma mematok harga 10 juta euro untuk Martinez, angka yang dinilai terlalu tinggi untuk pemain seusianya. Kedua, kondisi fisik Martinez menjadi sorotan setelah ia mengalami cedera jari saat pemanasan di final Liga Europa musim lalu. Cedera itu disebut-sebut masih membekas dan memengaruhi performanya selama Piala Dunia 2022 bersama Argentina.
Dengan situasi yang belum jelas, Juventus disebut masih menyimpan sejumlah opsi cadangan. Nama-nama seperti Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur, Ederson dari Fenerbahce, dan kiper Ukraina milik Benfica, Anatoliy Trubin, masuk dalam daftar pantauan. Langkah ini menunjukkan bahwa direksi klub asal Turin tidak ingin tergesa-gesa dan akan memilih opsi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan tim serta kondisi finansial.
Bagi pengamat sepak bola Italia, situasi ini menjadi ujian bagi strategi transfer Juventus di bawah arahan manajemen baru. Kegagalan mendatangkan target utama bisa menjadi blunder, tetapi keputusan yang terlalu terburu-buru juga berisiko. Sementara itu, bagi Aston Villa, merebut Suzuki dari bawah hidung PSG akan menjadi pernyataan ambisi yang kuat untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Di Indonesia, kabar ini turut menarik perhatian para penggemar Serie A dan Premier League. Ketertarikan klub-klub besar Eropa pada kiper asal Jepang seperti Suzuki juga menjadi cermin bagi perkembangan pesepak bola Asia, termasuk Indonesia yang mulai banyak melahirkan talenta muda di posisi penjaga gawang. Apakah Juventus akhirnya berani mengambil risiko demi Martinez, atau justru beralih ke opsi yang lebih aman? Keputusan final akan sangat menentukan peta persaingan di papan atas Eropa musim depan.



