Power Snatch Rilis EP Kedua: Hayley Williams Makin Jauh dari Paramore
Baca dalam 60 detik
- Duo rock Hayley Williams dan Daniel James kembali mengejutkan penggemar dengan merilis EP kedua mereka secara mendadak.
- EP anyar ini mengusung nuansa alt-rock 90-an, menegaskan arah baru Hayley setelah album solonya pada 2025.
- Di tengah kesibukan tur solo, Hayley menegaskan komitmennya untuk terus bereksperimen di banyak proyek musik.

Hayley Williams, vokalis Paramore yang juga dikenal lewat karier solonya, kembali mengejutkan penggemar. Lewat proyek sampingannya bersama produser Daniel James, Power Snatch, ia baru saja meluncurkan EP kedua secara mendadak. Rilis kejutan ini datang hanya enam bulan setelah duo tersebut pertama kali diperkenalkan ke publik.
EP terbaru yang bertajuk EP2 ini memuat empat lagu: "Machete", "New Legs", "Born Dead", dan "Hell Is A Highway". Keempatnya menyuguhkan nuansa alt-rock khas 90-an, dengan vokal khas Hayley yang tetap menjadi pusat perhatian. Langkah ini mempertegas bahwa Hayley tidak hanya berhenti pada satu genre atau satu band, melainkan terus mencari ruang ekspresi baru.
Keputusan Hayley untuk aktif di Power Snatch terjadi di sela-sela kesibukannya setelah merilis album solo terakhirnya, Ego Death At A Bachelorette Party, pada Agustus 2025. Ia bahkan pernah mengungkapkan ambisinya untuk "berada di 100 band sebelum mati". Pernyataan itu disampaikannya dalam wawancara bersama produser Jack Antonoff untuk majalah Rolling Stone. Menurut Hayley, membuat musik bersama orang lain memberinya kepuasan tersendiri karena ia bisa menyaksikan sesuatu yang awalnya tidak ada menjadi nyata.
Dalam wawancara yang sama, Hayley juga menegaskan bahwa album solo terbarunya mungkin menjadi yang terakhir atas namanya sendiri. Ia merasa perlu untuk terus bergerak dan mencoba hal-hal baru, meskipun Paramore tetap memiliki tempat spesial. Kepada Kerrang!, ia menjelaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membuat album Paramore lagi. Ada banyak hal yang ingin ia sampaikan, dan jalur solo menjadi medium yang paling pas untuk itu. Ia juga menekankan bahwa Paramore akan selalu punya momennya sendiri, karena mereka terbiasa bersiklusโkadang jenuh, kadang ingin kompak lagi.
Selain merilis EP baru, Hayley juga disibukkan dengan tur. Setelah menuntaskan Bachelorette Party Tour pada Juni lalu, ia akan memulai The Hayley Williams Show pada 3 September. Tur ini akan menjangkau berbagai kota di Amerika Utara dan Latin hingga akhir November. Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini mungkin terasa jauh, tetapi fenomena ini menarik untuk disimak. Banyak musisi Indonesia yang juga mulai berani bereksperimen di luar band utama mereka, membuktikan bahwa kebutuhan untuk berkreasi tidak pernah berhenti.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah Hayley akan benar-benar menepati ucapannya untuk tidak lagi merilis album solo atas namanya sendiri. Atau justru Power Snatch akan menjadi kendaraan utamanya dalam waktu dekat? Yang jelas, para penggemar musik rock, baik di Indonesia maupun global, patut menantikan langkah selanjutnya dari salah satu vokalis paling berpengaruh di generasinya.



