Sunderland Siapkan Tawaran Baru untuk Geny Catamo, Rekor Transfer Klub Terancam Pecah
Baca dalam 60 detik
- Sunderland akan mengajukan tawaran kedua untuk Geny Catamo setelah Sporting menolak bid โฌ30 juta.
- Pemain sayap asal Mozambik itu dikabarkan kecewa dengan Sporting karena menghalangi kepindahannya ke Premier League.
- Jika kesepakatan tercapai, Catamo akan menjadi pembelian termahal dalam sejarah Sunderland, melampaui rekor Habib Diarra.

Sunderland dikabarkan akan segera mengajukan penawaran baru untuk mengamankan jasa Geny Catamo dari Sporting Lisbon. Langkah ini muncul setelah tawaran awal mereka senilai โฌ30 juta ditolak mentah-mentah oleh klub asal Portugal tersebut, yang mematok harga jual minimal โฌ40 juta. Jika negosiasi berhasil, pemain sayap berusia 25 tahun itu berpotensi memecahkan rekor transfer termahal dalam sejarah klub asal Inggris tersebut.
Jendela transfer musim panas ini sejatinya berjalan tenang di Stadion of Light. Setelah kembali ke kasta tertinggi dan langsung lolos ke Liga Europa, Sunderland lebih memilih mempertahankan skuad yang ada ketimbang belanja besar-besaran. Nama-nama seperti Granit Xhaka dan Brian Brobbey bertahan, sementara Thomas Meunier menjadi satu-satunya rekrutan anyar sejauh ini. Namun, dengan kurang dari sebulan menuju penutupan bursa, situasi bisa berubah drastis.
Catamo bukan sosok asing bagi penggemar sepak bola Eropa. Selama tiga musim terakhir, ia menjadi andalan di lini serang Sporting dan tampil reguler di Liga Champions, termasuk berhadapan dengan raksasa seperti Bayern Munich dan Paris Saint-Germain. Kecepatan, keberanian menggiring bola, serta kemampuannya memotong dari sayap kanan ke kaki kiri yang lebih dominan menjadikannya ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Musim lalu, kontribusinya tercatat delapan gol dan lima assist di semua kompetisi.
Menurut laporan media Portugal, Record, yang dikutip Sport Witness, Sunderland tidak menyerah setelah tawaran pertama ditolak. Mereka disebut siap kembali ke meja negosiasi dengan nilai yang lebih tinggi. Yang menarik, Catamo sendiri dikabarkan geram dengan keputusan Sporting yang menghalangi peluangnya merumput di Premier League. Ketidakpuasan ini bisa menjadi faktor kunci yang mempercepat proses transfer.
Apabila Sunderland berhasil memenuhi permintaan Sporting, Catamo akan menjadi pembelian termahal dalam sejarah klub, melampaui rekor ยฃ27 juta yang dibayarkan untuk Habib Diarra pada musim panas lalu. Namun, investasi sebesar itu tentu menuntut kepastian bahwa performa impresifnya di Portugal dapat terulang di Inggris. Meski demikian, torehan gol dan assist yang konsisten musim lalu memberikan optimisme bahwa ia akan cepat beradaptasi.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa menilai pemain dari pasar non-tradisional. Catamo, yang berasal dari Mozambik, menjadi contoh nyata bahwa bakat dari Afrika dapat menembus liga top Eropa. Keberanian Sunderland mengejar pemain dengan harga tinggi juga menjadi sinyal bahwa klub promosi tidak ragu berinvestasi demi bersaing di level tertinggi.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Sporting melunak dan menerima tawaran yang lebih masuk akal? Atau justru Sunderland yang akhirnya memutuskan mundur karena harga terlalu tinggi? Dengan waktu yang semakin sempit, keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan apakah rekor transfer baru akan tercipta di Stadion of Light.



