Celtic Siapkan Rp120 Miliar untuk Bintang Piala Dunia Haissem Hassan
Baca dalam 60 detik
- Celtic dilaporkan sepakat membayar hingga ยฃ9 juta untuk merekrut winger asal Mesir, Haissem Hassan, dari Real Oviedo.
- Hassan mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 meski hanya tampil 126 menit, dengan kontribusi assist krusial melawan Argentina.
- Kedatangan Hassan dinilai akan mengubah lini serang Celtic, dengan skema dua penyerang yang mulai diuji coba manajer Martin O'Neill.

Celtic tengah bersiap mengamankan jasa pemain sayap asal Mesir, Haissem Hassan, yang tampil mengejutkan pada Piala Dunia 2026. Klub asal Glasgow itu dilaporkan telah menyepakati nilai transfer awal ยฃ6 juta dengan Real Oviedo, yang berpotensi naik menjadi ยฃ9 juta, dan pemain berusia 24 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis dalam waktu dekat.
Kesepakatan ini menjadi rekrutan ketiga Celtic pada bursa transfer musim panas ini, di tengah kebutuhan mendesak untuk memperkuat skuad menjelang play-off Liga Champions melawan LASK. Manajer Martin O'Neill menegaskan prioritasnya pada kualitas ketimbang kuantitas, mengingat lebih dari belasan pemain telah hengkang sejak sukses ganda musim lalu.
Hassan, yang lahir di Prancis dan sempat membela tim muda Les Bleus, baru memutuskan membela tim senior Mesir pada awal tahun ini. Keputusan itu diambilnya untuk menghormati tanah kelahiran ayahnya. Namanya melambung setelah penampilannya di Piala Dunia, terutama saat melawan Argentina di babak 16 besar, di mana ia memberikan assist untuk gol Mostafa Zico dengan melewati Enzo Fernandez.
Meski hanya bermain 126 menit dalam dua laga, statistik Hassan mencatatkan 6,4 percobaan dribel per 90 menit. Salah satu momen paling dikenang adalah lari 60 yard melewati dua pemain sebelum memberikan umpan kepada Mohamed Salah. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, mengungkapkan bahwa pemain tersebut absen di fase grup karena keterlambatan administrasi pendaftaran.
Perjalanan karier Hassan dimulai di Chateauroux, kemudian pindah ke Villarreal pada 2020. Setelah beberapa kali dipinjamkan, ia menetap di Oviedo pada 2024 dan membantu klub promosi ke La Liga dengan torehan empat gol dan tiga assist. Namun, musim lalu ia gagal mencetak gol dalam 37 penampilan, dengan xG hanya 0,15, seiring Oviedo yang finis di dasar klasemen.
Di Celtic, Hassan diharapkan mengisi pos sayap kanan, sementara Camilo Duran yang juga baru bergabung akan bergeser ke kiri. O'Neill bahkan mulai bereksperimen dengan formasi dua penyerang, yang mengingatkan pada era Gordon Strachan dengan Nakamura dan McGeady sebagai winger terbalik. Pola ini terbukti efektif saat Celtic menang 5-1 atas Kilmarnock, dengan Kasper Hogh mencetak hat-trick.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik karena menunjukkan bagaimana pemain dengan latar belakang diaspora mampu menembus klub Eropa. Keberhasilan Hassan membela negara asal ayahnya bisa menjadi inspirasi bagi pemain keturunan Indonesia di luar negeri untuk mempertimbangkan opsi memperkuat Timnas, sekaligus meningkatkan daya saing sepak bola nasional di kancah internasional.
Dengan tambahan Hassan, Celtic memiliki opsi serangan yang lebih cair dan variatif. Pertanyaannya, akankah ia mampu mempertahankan performa impresifnya di level klub, atau justru menjadi pemain yang hanya bersinar di turnamen besar? Jawabannya akan terlihat saat Liga Champions dimulai.



