Atalanta Incar Bek Timnas Denmark Thomas Kristensen, Todibo Jadi Alternatif
Baca dalam 60 detik
- Atalanta menargetkan bek tengah asal Denmark, Thomas Kristensen, untuk memperkuat lini pertahanan musim depan.
- Udinese menolak melepas Kristensen dengan mudah, menuntut tawaran yang 'tak tertolak' di tengah minat dari klub lain.
- Jika gagal, Atalanta bisa beralih ke Jean-Clair Todibo dari West Ham, meski harus bersaing dengan Juventus.

Atalanta tengah serius memburu bek tengah asal Denmark, Thomas Kristensen, sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini belakang mereka pada bursa transfer musim panas ini. Klub asal Bergamo itu juga menyiapkan rencana cadangan dengan mengincar Jean-Clair Todibo dari West Ham United apabila negosiasi dengan Udinese menemui jalan buntu.
Menurut laporan Calciomercato, Kristensen yang memiliki postur menjulang 198 sentimeter menjadi incaran utama direktur olahraga Atalanta, Cristiano Giuntoli, yang sudah lama mengagumi pemain tersebut sejak masih menukangi Juventus. Giuntoli menilai bek berusia 25 tahun itu mampu menjadi fondasi kokoh di lini pertahanan yang akan diracik ulang oleh pelatih baru Maurizio Sarri.
Udinese, klub pemilik Kristensen, bukannya tanpa perlawanan. Direktur teknis mereka, Gรถkhan Inler, dalam acara Piala Friuli Venezia Giulia, mengakui adanya ketertarikan dari sejumlah klub, namun menegaskan bahwa sang pemain tetap menjadi bagian dari skuad Zebrette. โAda klub-klub yang tertarik padanya, tapi dia adalah pemain kami. Selama dia di sini, dia adalah pemain Udinese,โ ujar Inler, memberi sinyal bahwa hanya tawaran yang sangat menggiurkan yang bisa membuka negosiasi.
Menariknya, pada turnamen yang sama, Kristensen dipercaya menjadi kapten Udinese saat mereka menaklukkan Barcelona dengan skor 1-0. Detail ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa sang pemain memiliki peran penting di tim, sekaligus menunjukkan kualitas kepemimpinannya di lapangan.
Langkah Atalanta ini merupakan bagian dari perombakan besar-besaran di lini belakang. Mereka harus mencari pengganti Berat Djimsiti, kapten veteran yang dikabarkan akan pindah ke klub Arab Saudi, Al-Diriyah. Sarri, yang baru mengambil alih kursi pelatih, ingin membangun pertahanan dengan karakter yang sesuai visinya, setelah sebelumnya diracik oleh Gian Piero Gasperini, Ivan Juriฤ, dan Raffaele Palladino.
Atalanta dikabarkan siap menggelontorkan dana sekitar 20-25 juta euro untuk menebus Kristensen. Namun, jika nilai tersebut dinilai terlalu tinggi oleh Udinese, Atalanta siap mengalihkan target ke Todibo. Bek asal Prancis itu dipastikan hengkang dari West Ham setelah klub London tersebut terdegradasi dari Premier League. Meski begitu, Atalanta harus berhadapan dengan Juventus yang juga mengincar Todibo, serta harus siap menanggung gaji tinggi ala Premier League.
Bagi pengamat sepak bola Italia, perburuan ini menunjukkan ambisi Atalanta untuk tetap kompetitif di level tertinggi, baik di Serie A maupun Eropa. Kehadiran Sarri yang dikenal dengan gaya bermain menyerang namun tetap solid bertahan, membutuhkan bek yang mampu membaca permainan dan memiliki kemampuan distribusi bola yang baik. Kristensen, dengan pengalamannya di Serie A bersama Udinese, dinilai cocok dengan kebutuhan tersebut.
Namun, kegigihan Udinese dalam mempertahankan pemainnya bisa menjadi batu sandungan. Klub asal Friuli itu dikenal sebagai penjual pemain yang cerdas, sering kali memanfaatkan momen untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Jika Atalanta serius, mereka mungkin harus menaikkan tawaran atau mencari alternatif lain yang lebih realistis.
Di sisi lain, opsi Todibo juga menarik. Meski harus bersaing dengan Juventus, Atalanta bisa menawarkan jaminan bermain reguler, sesuatu yang mungkin tidak didapatkan pemain Prancis itu di Turin. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah kebijakan transfer Atalanta musim panas ini.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah Atalanta berani mengeluarkan dana besar untuk mengamankan tanda tangan Kristensen, atau justru memilih jalan tengah dengan mendatangkan Todibo dengan biaya lebih rendah namun gaji lebih tinggi. Satu hal yang pasti, lini belakang Atalanta musim depan akan terlihat sangat berbeda dari musim-musim sebelumnya.



