Roma Terancam Gagal Dapatkan Rodrigo Mora: Porto Minta Jaminan Pembelian €50 Juta
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan pinjaman dengan opsi beli antara Roma dan Porto untuk Rodrigo Mora terhambat karena perbedaan syarat jaminan pembelian.
- Porto menginginkan jaminan yang lebih realistis, sementara Roma hanya bersedia jika lolos ke Liga Champions.
- Negosiasi berlanjut tanpa kemajuan signifikan, mengancam transfer bintang muda Portugal itu gagal total.

Upaya AS Roma untuk mengamankan jasa Rodrigo Mora dari FC Porto kembali menemui jalan buntu. Klub Serie A itu terancam kehilangan pemain muda Portugal tersebut karena perbedaan pandangan soal jaminan pembelian yang diminta Porto, yang mencapai angka €50 juta.
Media Italia sempat melaporkan bahwa kedua klub hampir mencapai kesepakatan lisan untuk peminjaman dengan biaya €7-10 juta, plus opsi pembelian di akhir musim senilai €40-43 juta. Namun, laporan dari Portugal, seperti A Bola dan O Jogo, menegaskan bahwa negosiasi yang berlangsung semalaman tidak membuahkan kemajuan berarti. Porto bersikeras agar Roma memberikan jaminan pembelian yang lebih konkret dan mudah dicapai, bukan sekadar opsi yang bergantung pada syarat tertentu.
Inti persoalan terletak pada klausul kewajiban pembelian. Roma menginginkan kewajiban tersebut hanya aktif jika tim asuhan Claudio Ranieri berhasil lolos ke Liga Champions musim depan. Sementara itu, Porto menilai syarat itu terlalu berat dan menginginkan jaminan yang lebih realistis, seperti lolos ke Liga Europa atau bahkan Conference League. Perbedaan ini menjadi ganjalan utama yang membuat kesepakatan belum juga terwujud.
Bagi pengamat sepak bola Italia, situasi ini bukan hal baru. Roma memang kerap berada di ambang kesepakatan, namun gagal di menit-menit akhir. Kegagalan potensial ini bisa menjadi pukulan telak bagi skuat Giallorossi yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen Serie A. Kehadiran Mora, yang dikenal sebagai gelandang serang berbakat dengan visi bermain tajam, diharapkan bisa menambah kreativitas lini tengah Roma.
Dari perspektif Indonesia, transfer ini menarik untuk disimak karena menunjukkan dinamika negosiasi klub Eropa yang kerap berlarut-larut. Bagi para penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Liga Italia, kabar ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap transfer, terdapat negosiasi alot yang menentukan nasib pemain. Selain itu, ketegangan antara ambisi klub dan tuntutan finansial lawan menjadi pelajaran berharga tentang manajemen klub modern.
Menurut analis sepak bola Italia, kegagalan mencapai kesepakatan bisa berdampak pada strategi transfer Roma secara keseluruhan. Jika Mora batal direkrut, Roma harus mencari alternatif lain di bursa transfer, yang tentu membutuhkan waktu dan biaya tambahan. Di sisi lain, Porto tampaknya tidak akan mundur dari tuntutan mereka, mengingat Mora adalah aset berharga yang juga diminati klub-klub lain di Eropa.
Hingga berita ini diturunkan, kedua klub masih terus berkomunikasi. Pertanyaannya, akankah Roma bersedia melonggarkan syarat jaminan pembelian demi mendapatkan pemain incarannya? Atau justru Porto yang akan menurunkan permintaannya? Keputusan dalam beberapa hari ke depan akan menentukan apakah transfer ini menjadi kenyataan atau kembali menjadi mimpi yang kandas.



