Kebakaran Mal Nipah Makassar: Dua Lantai Hangus, Dugaan Korsleting Listrik
Baca dalam 60 detik
- Api melalap gerai HERO dan Time Zone di Mal Nipah Makassar, dua orang alami sesak napas.
- Pemadaman melibatkan 30 unit armada damkar, dugaan awal penyebab adalah korsleting listrik.
- BPBD mengimbau warga tak menyebar info tak terverifikasi, penyebab pasti masih diselidiki.

Kebakaran melanda dua lantai di Mal Nipah Makassar, Minggu (9/8/2026) malam, memaksa evakuasi pengunjung dan memicu penyelidikan dugaan korsleting listrik. Peristiwa yang terjadi di pusat perbelanjaan milik Kalla Grup di Jalan Urip Sumoharjo itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun dua orang dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap pekat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Fadli Wellang, mengatakan laporan kebakaran diterima pukul 21.48 WITA. Tim dari Posko Timur tiba di lokasi sembilan menit kemudian, dan api berhasil dikuasai dalam 15โ20 menit. Sebanyak 30 unit armada pemadam dikerahkan untuk mencegah api merembet ke gerai lain di mal yang juga dikenal sebagai Nipah Park tersebut.
Dua ruangan yang terbakar berada di lantai tiga dan empat. Lantai tiga merupakan gerai HERO yang menyimpan berbagai barang dagangan, sementara lantai empat adalah wahana permainan anak Time Zone. Fadli menjelaskan bahwa api di lantai tiga tidak sampai menghanguskan etalase, tetapi barang-barang seperti pakaian dan perlengkapan staf ikut terbakar. "Campur-campur, ada pakaian, ada perlengkapan staf, karena ada tempat penampungan barang," ujarnya.
Kepala BPBD Makassar, Fadli Tahar, menyatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah gangguan listrik atau korsleting. Namun, ia menegaskan bahwa penyebab pasti belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. "Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," tambahnya dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).
Dua korban yang mengalami sesak napas telah mendapatkan perawatan medis. Mereka adalah Muhammad Akram (26) asal Maros dan Rio Dafa (24), yang juga mengeluhkan pusing. Keduanya ditangani tim medis BPBD bersama relawan di lokasi. Berdasarkan asesmen sementara, kebakaran berdampak pada satu unit bangunan dengan kategori kerusakan ringan, namun data ini masih dapat berubah.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kebakaran di pusat perbelanjaan yang padat pengunjung. BPBD Makassar menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan pengunjung, pekerja, dan petugas. Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan instalasi listrik di rumah dan tempat usaha dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa.
Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah apakah manajemen Mal Nipah akan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem kelistrikan dan prosedur tanggap darurat. Dengan kerugian yang mungkin tidak kecil, langkah preventif menjadi krusial agar kepercayaan publik terhadap keselamatan mal tidak luntur.



