Manajer Celtic Martin O'Neill Absen Lawan Kilmarnock Usai Jalani Prosedur Medis
Baca dalam 60 detik
- Martin O'Neill dipastikan absen mendampingi Celtic saat melawan Kilmarnock akhir pekan ini setelah menjalani prosedur medis ringan.
- Asisten pelatih Shaun Maloney akan mengambil alih kendali tim, sementara O'Neill dikabarkan dalam kondisi membaik dan akan dievaluasi pekan depan.
- Keputusan ini memunculkan tanda tanya besar mengenai kesiapan fisik pelatih berusia 74 tahun itu untuk menuntaskan musim perdananya sebagai manajer permanen.

Manajer Celtic, Martin O'Neill, dipastikan absen mendampingi timnya saat bertandang ke markas Kilmarnock pada lanjutan Liga Utama Skotlandia, Minggu (16/2). Keputusan ini diambil setelah pelatih asal Irlandia Utara itu menjalani perawatan di rumah sakit pada pertengahan pekan ini. O'Neill kini tengah menjalani pemulihan di kediamannya, dan asisten pelatih Shaun Maloney akan mengambil alih kendali tim di Rugby Park.
O'Neill, yang baru berusia 74 tahun, dikabarkan menjalani "prosedur kecil" dan kondisinya terus membaik. Namun, laga kontra Kilmarnock dinilai terlalu cepat baginya untuk kembali mendampingi skuad. Maloney, yang juga mantan gelandang Celtic dan tim nasional Skotlandia, mengungkapkan bahwa O'Neill telah berbicara dengan para pemain di hotel tim dan berada dalam semangat yang baik. "Dia jauh lebih baik daripada Senin dan Selasa," ujar Maloney dalam konferensi pers, Jumat (14/2).
Ketiadaan O'Neill di bangku cadangan tentu menjadi pukulan bagi Celtic yang tengah bersaing ketat di puncak klasemen. Sejak ditunjuk sebagai manajer permanen pada Juni lalu, O'Neill berhasil membawa Celtic meraih gelar ganda musim lalu dan mempertahankan performa impresif. Maloney pun mengakui bahwa tim akan "sangat kehilangan" kehadiran O'Neill, yang dinilainya memberikan dampak luar biasa sejak Oktober. "Apa yang dia lakukan bersama para pemain dan staf sungguh luar biasa," tambahnya.
Meski demikian, Maloney menegaskan bahwa O'Neill tidak memiliki batas waktu pasti untuk kembali. "Dia hanya butuh beberapa hari ekstra, saya pikir. Dia akan menjalaninya hari demi hari, tapi dia dalam semangat yang baik. Kita lihat saja bagaimana kondisinya dalam seminggu," ujarnya. Celtic berharap O'Neill bisa pulih tepat waktu untuk laga Piala Liga melawan Dundee United akhir pekan depan.
Bagi pengamat sepak bola, absennya O'Neill menjadi ujian bagi kedalaman skuad Celtic dan kemampuan Maloney dalam mengambil keputusan taktis. Meski O'Neill telah membangun fondasi kuat, konsistensi performa tim tetap harus dijaga di tengah padatnya jadwal kompetisi. Situasi ini juga mengingatkan pada pentingnya manajemen kesehatan bagi pelatih senior, terutama di tengah tuntutan musim yang panjang.
Di Indonesia, kabar ini mungkin tidak terlalu menyita perhatian, tetapi bagi penggemar sepak bola Eropa, khususnya pengikut Liga Skotlandia, kondisi O'Neill menjadi sorotan. Pasalnya, O'Neill adalah salah satu manajer paling berpengalaman di Britania Raya, dengan karier gemilang di Leicester City, Celtic, dan Aston Villa. Kesehatan dan kehadirannya di pinggir lapangan selalu menjadi faktor penting dalam dinamika tim.
Ke depannya, pertanyaan besar yang mengemuka adalah seberapa cepat O'Neill bisa kembali memimpin tim, dan apakah absennya kali ini akan berdampak pada performa Celtic dalam perburuan gelar. Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap poin sangat berharga. Mampukah Celtic tetap tampil konsisten tanpa kehadiran arsitek utamanya di bangku cadangan? Publik sepak bola tentu menantikan perkembangan selanjutnya.



