Roma Manfaatkan Keraguan Galatasaray untuk Rekrut Mora, Coba Pinjam Endrick dari Real Madrid
Baca dalam 60 detik
- Klub ibu kota Italia itu mengajukan tawaran pinjaman senilai โฌ5 juta dengan opsi pembelian โฌ45 juta untuk gelandang Porto, Rodrigo Mora.
- Roma juga masuk daftar peminat utama peminjaman Endrick, yang butuh menit bermain reguler untuk berkembang.
- Galatasaray yang semula dekat dengan Mora justru mengalihkan fokus ke Batrakov, membuka peluang bagi Roma.

AS Roma bergerak cepat memanfaatkan kebuntuan negosiasi Galatasaray dengan FC Porto untuk mengamankan jasa gelandang serang muda Rodrigo Mora, sembari menjajaki peluang meminjam penyerang Real Madrid, Endrick, pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan Sky Sport Italia dan Sportitalia, Roma telah mengajukan proposal pinjaman satu musim senilai โฌ5 juta dengan opsi pembelian sebesar โฌ45 juta untuk Mora. Namun, struktur kesepakatan itu masih fleksibel; bisa berubah menjadi kewajiban membeli jika pemain berusia 19 tahun itu mencapai target performa tertentu, atau bahkan pembelian langsung jika Roma berhasil melepas pemain lain terlebih dahulu.
Langkah ini menjadi mungkin setelah Galatasaray, yang sebelumnya dikabarkan hampir sepakat dengan Porto, justru mengalihkan perhatian ke gelandang Lokomotiv Moskow, Aleksey Batrakov. Keraguan klub Turki itu menjadi celah yang langsung dimanfaatkan manajemen Roma untuk memperkuat lini tengah.
Di sisi lain, Roma juga dikabarkan menjadi salah satu tujuan utama peminjaman Endrick dari Real Madrid. Klub asal ibu kota Italia itu dinilai mampu memberikan jaminan menit bermain reguler, sesuatu yang sulit didapat pemain Brasil tersebut di Santiago Bernabeu. Keikutsertaan Roma di Liga Champions musim depan menjadi daya tarik tambahan bagi pemain berusia 18 tahun itu.
Kegelisahan pelatih Gian Piero Gasperini pun menjadi sorotan. Setelah kekalahan 0-3 dari Brighton dalam laga uji coba, ia kembali mengeluhkan minimnya rekrutan anyar dan skuad yang terlalu tipis. Tekanan ini membuat manajemen Roma bergerak agresif di bursa transfer, dengan Mora dan Endrick menjadi prioritas.
Bagi pengamat sepak bola Italia, perburuan Mora dan Endrick menunjukkan ambisi Roma untuk bersaing di level tertinggi Eropa. Namun, ada catatan penting: Mora adalah pemain yang sedang naik daun, dan Porto tentu tidak akan melepasnya dengan harga murah. Sementara itu, Endrick masih muda dan butuh adaptasi, sehingga pinjaman bisa menjadi solusi ideal bagi semua pihak.
Dari perspektif Indonesia, kabar ini menarik karena kedua pemain tersebut adalah bakat muda yang potensial menjadi bintang masa depan. Bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Liga Italia, kehadiran Mora atau Endrick di Roma akan menambah daya tarik Serie A. Selain itu, perkembangan ini juga menjadi indikasi bahwa klub-klub Eropa semakin berani memberi kesempatan kepada pemain muda, sebuah tren yang bisa menjadi pelajaran bagi pengembangan sepak bola nasional.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah Roma mampu menyelesaikan kedua kesepakatan ini di tengah persaingan ketat bursa transfer. Jika berhasil, skuad asuhan Gasperini akan jauh lebih solid. Namun, jika gagal, risiko kegagalan di musim depan bisa semakin besar. Semua mata kini tertuju pada manuver terakhir Roma di bursa transfer musim panas ini.



