Duka Keluarga Messi: Sang Ayah Wafat, Bintang Inter Miami Absen di Tengah Laga
Baca dalam 60 detik
- Jorge Messi, ayah sekaligus agen Lionel Messi, meninggal dunia pada Sabtu (13/7) di Rosario, Argentina, setelah berjuang melawan penyakit berkepanjangan.
- Kepergian Jorge memicu gelombang duka dari klub-klub besar seperti Barcelona, PSG, hingga rival abadi Boca Juniors dan River Plate, yang mengheningkan cipta sebelum laga.
- Messi absen saat Inter Miami kalah 1-2 dari Monterrey di Leagues Cup, dan kini diprediksi akan mengambil cuti untuk berada di sisi keluarga di Argentina.

Lionel Messi harus menepi dari lapangan hijau saat Inter Miami menelan kekalahan 1-2 dari Monterrey pada ajang Leagues Cup, Sabtu (13/7) malam waktu setempat. Penyebabnya bukan cedera atau rotasi pemain, melainkan duka mendalam: sang ayah, Jorge Messi, mengembuskan napas terakhir di usia 68 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang berkepanjangan.
Jorge Messi bukan sekadar figur keluarga. Pria kelahiran Rosario ini adalah arsitek di balik karier gemilang sang putra sejak usia belia. Dialah yang mendampingi Messi kecil terbang ke Catalonia pada 2000, saat usianya baru 13 tahun, dan meyakinkan Barcelona untuk merekrutnya. Tanpa peran Jorge, mungkin tak akan pernah ada kisah sukses La Pulga di Camp Nou.
Kabar duka ini langsung memicu solidaritas dari berbagai penjuru dunia sepak bola. Sebelum kick-off di Stadion Nu, Inter Miami menggelar hening cipta satu menit, para pemain mengenakan pita hitam, dan nama Jorge tampil di layar raksasa. Klub juga mengubah foto profil media sosial dengan pita duka dan menyampaikan belasungkawa resmi.
Di lapangan, Rodrigo de Paul, rekan setim Messi di Timnas Argentina, memberi penghormatan unik. Usai mencetak gol pembuka, ia melepas jersey dan memperlihatkan kaos Messi di dalamnya. Sementara itu, Luis Suarez yang absen karena akumulasi kartu, menulis di Instagram bahwa Jorge akan terus menjaga putranya "dengan bangga, seperti yang selalu ia lakukan".
Barcelona, klub yang membesarkan nama Messi, mengheningkan cipta sebelum laga persahabatan melawan Nottingham Forest di Udine, Italia. Dalam pernyataannya, klub asal Katalunya itu berterima kasih kepada Jorge "atas dedikasinya kepada klub kami, karena telah mempercayakan kami dengan awal dan tahun-tahun paling gemilang dari karier sepak bola putranya, Leo". Paris Saint-Germain, tempat Messi bermain pada 2021-2023, juga menyampaikan duka mendalam.
Di Argentina, suasana duka terasa kental. Penggemar meninggalkan bendera dan bunga di depan rumah masa kecil Messi di Rosario. Dua raksasa sepak bola Argentina, Boca Juniors dan River Plate, menggelar hening cipta sebelum pertandingan masing-masing. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyebut kepergian Jorge sebagai kehilangan besar, mengingat perannya sebagai "bapak dari kapten dan lambang kami, Lionel Messi".
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini mengingatkan betapa besarnya peran figur keluarga dalam membentuk karier atlet top dunia. Jorge Messi adalah contoh nyata bagaimana dukungan orang tua bisa mengantarkan seorang anak dari kota kecil di Argentina menjadi ikon global. Kepergiannya juga menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap lapangan hijau, ada manusia dengan duka yang mendalam.
Messi kini dipastikan akan mengambil cuti untuk berkabung dan mendampingi keluarga di Argentina. Pertanyaan besarnya, kapan ia akan kembali ke lapangan dan bagaimana performanya setelah kehilangan sosok yang selama ini menjadi penasihat utama dalam kariernya. Inter Miami sendiri tengah berjuang di Leagues Cup, dan tanpa Messi, peluang mereka untuk melaju jauh tentu menjadi tantangan tersendiri.



