Bursa Transfer: Tottenham Beralih ke Endrick, Tinggalkan Savinho?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham dikabarkan memburu Endrick dari Real Madrid setelah gagal memaksimalkan potensi Savinho dari Manchester City.
- Endrick menunjukkan performa impresif saat dipinjamkan ke Lyon, dengan torehan 12 gol/assist dalam 14 laga starter di Ligue 1.
- Persaingan merebut tanda tangan pemain Brasil berusia 20 tahun itu kian ketat, dengan Liverpool dan Chelsea juga ikut dalam perburuan.

Tottenham Hotspur dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan penyerang muda Real Madrid, Endrick, di tengah spekulasi transfer yang kian memanas. Langkah ini muncul setelah performa Savinho, winger Manchester City yang sempat menjadi target utama, dinilai kurang meyakinkan pada musim lalu. Dengan bursa transfer musim panas yang masih berjalan, keputusan Spurs dalam menentukan prioritas rekrutan akan menjadi sorotan.
Sejak ditangani Roberto De Zerbi, Tottenham memang gencar memperkuat skuad. Mereka telah berhasil mengamankan Mateus Fernandes dan Sandro Tonali, menunjukkan ambisi untuk bersaing di papan atas. Namun, kebutuhan akan sosok kreatif di lini serang masih menjadi pekerjaan rumah. Savinho, yang didatangkan dari Girona dengan ekspektasi tinggi, justru kesulitan menunjukkan konsistensi. Catatan satu gol dan satu assist di Premier League 2025/26 jelas jauh dari harapan, meski ia tetap menonjol dalam hal membawa bola dan menembus pertahanan lawan.
Di sisi lain, Endrick justru tampil mencolok saat dipinjamkan ke Lyon pada paruh kedua musim lalu. Dalam 14 pertandingan sebagai starter di Ligue 1, ia mencetak lima gol dan tujuh assist, angka yang jauh lebih baik dibanding Savinho. Kemampuannya bermain di sisi kanan, meski berposisi asli sebagai penyerang tengah, memberikan dimensi baru dalam serangan. Dengan rata-rata 1,9 key passes dan 2,3 dribel sukses per laga, ia membuktikan diri sebagai ancaman ganda: kreatif dan tajam di depan gawang.
Ketertarikan Tottenham pada Endrick bukan tanpa alasan. Klub-klub besar seperti Liverpool dan Chelsea juga dikabarkan memantau situasi pemain yang dijuluki 'fenomena' oleh Gabriel Jesus itu. Real Madrid sendiri tampaknya terbuka untuk melepasnya, dengan skema pinjaman dengan opsi pembelian menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan. Bagi Spurs, mendatangkan pemain berusia 20 tahun yang masih memiliki potensi besar untuk berkembang bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Dari perspektif Indonesia, pergerakan Tottenham di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengidolakan klub-klub Premier League, dan kehadiran pemain Brasil seperti Endrick tentu akan menambah daya tarik. Selain itu, persaingan ketat di papan atas Inggris selalu menjadi tontonan yang menghibur. Jika Spurs berhasil mengamankan tanda tangan Endrick, hal itu bisa menjadi sinyal bahwa mereka serius membangun tim yang kompetitif untuk musim-musim mendatang.
Keputusan Tottenham untuk beralih dari Savinho ke Endrick menunjukkan arah yang jelas: mereka menginginkan pemain yang bisa langsung memberikan dampak, baik dalam mencetak gol maupun menciptakan peluang. Meski Savinho memiliki potensi, statistiknya yang menurun membuatnya kurang meyakinkan. Endrick, dengan usia yang lebih muda dan performa yang sedang menanjak, tampaknya lebih siap untuk bersinar di panggung Premier League.
Namun, perburuan ini belum selesai. Liverpool dan Chelsea bisa menjadi pesaing berat, dan negosiasi dengan Real Madrid tidak akan mudah. Pertanyaannya, apakah Tottenham berani mengeluarkan dana besar untuk mengamankan pemain yang dianggap sebagai salah satu talenta terbaik Brasil saat ini? Atau akankah mereka kembali ke opsi Savinho yang lebih murah? Keputusan ini akan menentukan arah kebijakan transfer Spurs hingga akhir jendela transfer.



