Everton Siap Lepas Ndiaye demi Yilmaz: Strategi Cerdas atau Langkah Berisiko?
Baca dalam 60 detik
- Al-Hilal dan Arsenal dikabarkan mengincar Iliman Ndiaye, dengan Everton mematok harga £81 juta.
- Everton dikabarkan telah mengajukan tawaran £30 juta untuk Baris Alper Yilmaz, namun ditolak Galatasaray.
- Tottenham Hotspur menjadi pesaing utama dengan menyiapkan tawaran £43 juta untuk pemain asal Turki tersebut.

Masa depan Iliman Ndiaye di Everton memasuki babak krusial di tengah bursa transfer musim panas. Klub-klub besar seperti Al-Hilal dan Arsenal dikabarkan siap menggelontorkan dana besar untuk memboyong pemain asal Senegal tersebut, dengan tawaran yang bisa mencapai £81 juta. Jika kesepakatan terwujud, Everton berpotensi mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah klub, melampaui transfer Romelu Lukaku ke Manchester United yang bernilai £75 juta.
Namun, kepergian Ndiaye bukan tanpa risiko. Pemain berusia 26 tahun itu memang dikenal sebagai dribel ulung, dengan rata-rata 2,3 dribel sukses per laga di Premier League musim lalu. Kemampuannya membawa bola dan menusuk pertahanan lawan kerap menjadi tontonan menarik bagi para pendukung. Akan tetapi, kontribusinya di depan gawang masih jauh dari kata memuaskan. Dalam 32 penampilan liga, ia hanya mencetak enam gol dan tiga assist, gagal menembus angka dua digit untuk kontribusi gol, serta kerap berada di bawah ekspektasi berdasarkan xG (expected goals).
Menariknya, Everton tampaknya telah menyiapkan rencana cadangan yang matang. Jurnalis asal Turki, Ali Naci Küçük, melaporkan bahwa The Toffees telah mengajukan tawaran sebesar £30 juta untuk penyerang Galatasaray, Baris Alper Yilmaz. Meski tawaran tersebut ditolak, minat Everton tidak surut. Mereka diyakini akan segera mengajukan tawaran baru untuk mengamankan tanda tangan pemain internasional Turki tersebut.
Yilmaz, yang juga berusia 26 tahun, menawarkan profil yang berbeda dari Ndiaye. Jika Ndiaye unggul dalam dribel dan kreativitas, Yilmaz lebih klinis di depan gawang. Statistik musim lalu menunjukkan bahwa Yilmaz mencetak 12 gol dan menciptakan delapan peluang emas di Liga Super Turki. Secara keseluruhan, ia mencatatkan sepuluh gol dan 12 assist di semua kompetisi. Angka ini jauh lebih impresif dibandingkan Ndiaye yang hanya mengoleksi tiga assist dalam 71 pertandingan untuk Everton selama dua musim terakhir.
Perbandingan ini menjadi dasar argumen bahwa Yilmaz bisa menjadi peningkatan signifikan bagi lini serang Everton. Meskipun ia tidak sedramatis Ndiaye dalam hal dribel, efektivitasnya di area penalti lawan justru lebih dibutuhkan. Dengan potensi penjualan Ndiaye yang mencapai £81 juta, Everton hanya perlu mengeluarkan sebagian kecil dari dana tersebut untuk mendatangkan Yilmaz, yang nilai pasarnya diperkirakan £43 juta.
Namun, Everton tidak sendiri dalam perburuan Yilmaz. Tottenham Hotspur dikabarkan menjadi peminat paling serius dan tengah menyiapkan tawaran sebesar £43 juta. Jika Everton ingin mengamankan jasa pemain yang dijuluki 'sang pembeda' ini, mereka harus bergerak cepat. David Moyes, manajer Everton, diharapkan mendesak manajemen untuk segera mengajukan tawaran kedua sebelum Spurs mencuri start.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini menegaskan dinamika bursa transfer yang semakin agresif, di mana klub-klub Eropa berlomba-lomba merekrut pemain berkualitas dari berbagai liga. Ketertarikan klub-klub kaya seperti Al-Hilal juga menunjukkan daya tarik finansial Liga Arab Saudi yang semakin mengglobal. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi pengelola liga domestik untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi agar tidak kehilangan talenta terbaiknya.
Keputusan Everton untuk menjual Ndiaye dan menggantinya dengan Yilmaz tentu bukan tanpa risiko. Namun, jika dilihat dari data dan potensi, langkah ini bisa menjadi strategi cerdas untuk meningkatkan produktivitas tim. Pertanyaannya, apakah Everton mampu memenangkan persaingan melawan Tottenham? Atau akankah mereka kehilangan dua pemain sekaligus di bursa transfer ini? Waktu yang akan menjawab.



