Atletico Madrid Kian Dekat Bawa Pulang Cristian Romero dari Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Atletico Madrid tengah bernegosiasi dengan Tottenham untuk menggaet kapten tim, Cristian Romero, meski tawaran resmi belum diajukan.
- Inter Milan juga berminat, tetapi terkendala kondisi finansial dan harus melepas pemain lebih dulu sebelum bergerak.
- Kepergian Romero dari Spurs semakin terbuka setelah klub merekrut dua bek anyar dan pelatih Roberto De Zerbi memberi lampu hijau.

Atletico Madrid dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan Tottenham Hotspur terkait transfer kapten tim, Cristian Romero. Menurut informasi yang dihimpun Sky Sports News, kedua klub sudah mendiskusikan angka potensial, namun Spurs belum menerima tawaran resmi. Ketertarikan Los Rojiblancos terhadap bek Argentina ini bukan hal baru; mereka telah memantau perkembangannya sejak lama dan kini peluang untuk membawanya ke La Liga semakin nyata.
Di sisi lain, Inter Milan juga mengincar Romero. Namun, langkah Nerazzurri terhambat oleh kondisi keuangan yang mengharuskan mereka menjual pemain terlebih dahulu. Laporan dari Sky Italia menyebutkan bahwa nilai transfer dan gaji yang diminta menjadi kendala utama bagi Inter, membuat mereka sulit bersaing dengan Atletico yang lebih siap secara finansial.
Atletico sendiri tengah dalam proses merampingkan skuad untuk membuka ruang bagi Romero. Mereka hampir melepas Matteo Ruggeri ke Aston Villa dan Nahuel Molina ke Roma. Penjualan dua bek ini diyakini akan memberikan dana segar sekaligus slot di lini pertahanan, memperlancar negosiasi dengan Tottenham.
Romero baru saja menandatangani kontrak baru pada musim panas lalu, yang akan berakhir pada 2029, dan diangkat sebagai kapten oleh manajer sebelumnya, Thomas Frank. Namun, situasi di Tottenham berubah drastis. Klub kini memiliki terlalu banyak stok bek tengah setelah mendatangkan Jan Paul van Hecke dan Marcos Senesi pada bursa transfer musim panas ini. Kondisi ini membuat Romero semakin mungkin hengkang, terutama dengan sinyal dari pelatih kepala Roberto De Zerbi yang tidak akan menghalangi kepergiannya.
De Zerbi, dalam pernyataannya pada 30 Juli, mengakui bahwa Romero adalah salah satu bek terbaik dunia. Ia menceritakan bahwa sejak awal ia memberi kesempatan kepada para pemain untuk menyampaikan keinginan mereka. "Pada awal masa saya, saya melakukan banyak pertemuan individu. Mereka bilang ingin pergi, saya jawab: bantu saya bertahan, lalu saya bantu kalian pergi," ujarnya. De Zerbi juga menegaskan bahwa Romero bersikap profesional dan tidak pernah meminta hengkang untuk memperkuat Argentina di Piala Dunia, seperti yang sempat beredar.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Romero ini menarik untuk disimak. Selain memperlihatkan dinamika bursa transfer Eropa, kepindahan pemain sekaliber Romero ke Atletico bisa berdampak pada persaingan di La Liga dan Liga Champions. Atmosfer persaingan yang semakin ketat ini tentu menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola Tanah Air yang mengikuti kompetisi Eropa.
Pertanyaan besarnya kini: apakah Tottenham akan melepas kaptennya di musim panas ini? Dengan banyaknya pemain di lini belakang, Spurs tampaknya tidak keberatan melepas Romero jika ada tawaran yang sesuai. Namun, Atletico harus segera mengajukan tawaran resmi untuk mengunci kesepakatan, mengingat Inter Milan masih berpeluang jika mereka berhasil menjual pemain lebih dulu. Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan masa depan Romero dan arah kebijakan transfer kedua klub.



