Onsemi Optimistis Pendapatan Kuartal III Tembus Ekspektasi, AI Data Center Jadi Mesin Utama
Baca dalam 60 detik
- Produsen chip asal Amerika Serikat, Onsemi, memproyeksikan pendapatan kuartal ketiga berada di kisaran 1,65โ1,75 miliar dolar AS, melampaui perkiraan analis.
- Permintaan chip manajemen daya untuk pusat data AI menjadi pendorong utama, dengan ekspektasi pendapatan bisnis ini berlipat ganda pada 2026.
- Akuisisi Synaptics senilai 7 miliar dolar AS dan strategi efisiensi biaya menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Produsen semikonduktor asal Amerika Serikat, Onsemi, memproyeksikan pendapatan kuartal ketiga tahun ini akan melampaui perkiraan analis Wall Street, didorong oleh permintaan yang kuat terhadap chip manajemen daya untuk pusat data kecerdasan buatan (AI). Optimisme ini diumumkan pada Senin (3/8) waktu setempat, seiring perusahaan bersiap mengakuisisi Synaptics senilai 7 miliar dolar AS dalam bentuk sahamโkesepakatan terbesar dalam sejarah perusahaan.
Dalam proyeksi yang dirilis, Onsemi memperkirakan pendapatan kuartal III berada di kisaran 1,65 miliar hingga 1,75 miliar dolar AS. Titik tengah proyeksi tersebut, yakni 1,7 miliar dolar AS, lebih tinggi dari rata-rata estimasi analis yang mencapai 1,67 miliar dolar AS berdasarkan data LSEG. Angka ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap momentum pertumbuhan yang tengah berlangsung, terutama dari segmen AI yang menjadi fokus utama perusahaan.
CEO Onsemi, Hassane El-Khoury, dalam pernyataannya menegaskan bahwa bisnis pusat data AI merupakan lini usaha dengan pertumbuhan tercepat. Ia bahkan memperkirakan pendapatan dari segmen ini akan lebih dari dua kali lipat pada 2026. "AI data center tetap menjadi bisnis kami yang tumbuh paling cepat, dan kami kini memperkirakan pendapatan akan berlipat ganda lebih pada 2026, menunjukkan kekuatan portofolio daya cerdas kami dan adopsi pelanggan yang terus meningkat di seluruh pohon daya," ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan strategi perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemasok utama komponen infrastruktur AI, bukan sekadar pemain di pasar chip konvensional.
Kinerja keuangan kuartal kedua juga tercatat solid. Onsemi membukukan pendapatan 1,6 miliar dolar AS, sejalan dengan ekspektasi pasar yang mematok 1,59 miliar dolar AS. Laba per saham yang disesuaikan mencapai 0,74 dolar AS, lebih tinggi dari perkiraan analis yang sebesar 0,71 dolar AS. Untuk kuartal berikutnya, perusahaan memperkirakan laba per saham yang disesuaikan berada di kisaran 0,81 hingga 0,93 dolar AS, dengan titik tengah di atas estimasi konsensus. Meski demikian, reaksi pasar belum sepenuhnya positifโsaham Onsemi sempat turun 1,5 persen dalam perdagangan setelah jam bursa.
Di tengah ekspansi bisnis, Onsemi juga menjalankan strategi efisiensi biaya yang disebut "Fab Right". Pada Juli lalu, perusahaan melepas dua fasilitas manufakturnya sebagai bagian dari upaya menekan biaya operasional. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk merampingkan struktur produksi dan memfokuskan investasi pada area dengan nilai tambah tinggi, seperti chip untuk AI dan kendaraan listrik.
Bagi Indonesia, perkembangan ini memiliki relevansi tersendiri. Sebagai negara dengan ekosistem digital yang berkembang pesat, kebutuhan akan infrastruktur data center terus meningkat. Pemerintah Indonesia sendiri tengah mendorong pembangunan pusat data nasional dan menarik investasi di bidang AI. Pertumbuhan Onsemi yang didorong oleh AI data center dapat menjadi sinyal bagi pelaku industri lokal untuk memperkuat rantai pasok komponen elektronik. Namun, ketergantungan pada impor chip masih menjadi tantangan, sehingga kebijakan hilirisasi dan pengembangan talenta lokal menjadi krusial.
Ke depan, keberhasilan Onsemi dalam mengintegrasikan Synaptics akan menjadi ujian nyata. Pertanyaannya, mampukah perusahaan mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah persaingan ketat dari pemain besar seperti Nvidia dan AMD? Atau akankah strategi fokus pada chip daya menjadi pembeda yang menguntungkan? Jawabannya akan menentukan tidak hanya masa depan Onsemi, tetapi juga arah industri semikonduktor global dalam beberapa tahun ke depan.



