Leeds Incar Gelandang NEOM Amadou Kone: Kandidat Pengganti Ethan Ampadu yang Lebih Tangguh?
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan membidik gelandang tengah NEOM, Amadou Kone, sebagai pesaing Ethan Ampadu di lini tengah.
- Statistik Kone di Liga Pro Saudi dan Ligue 1 menunjukkan potensi duel yang lebih agresif dan distribusi bola yang lebih baik daripada Ampadu.
- Persaingan ketat dengan West Ham dan Atalanta membuat Leeds harus bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini.

Leeds United tengah mempertimbangkan langkah strategis di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar gelandang tengah asal Pantai Gading, Amadou Kone, yang kini membela klub Liga Pro Saudi, NEOM. Langkah ini bukan sekadar menambah kedalaman skuad, melainkan potensi peningkatan kualitas di posisi gelandang bertahan yang selama ini menjadi andalan Ethan Ampadu.
Setelah sukses promosi ke Premier League dan tampil solid di musim pertamanya, Leeds kini berupaya membangun fondasi yang lebih kuat. Keberhasilan mereka tidak lepas dari peran pemain kunci seperti Ampadu, Joe Rodon, dan Pascal Struijk yang mampu beradaptasi dengan baik. Namun, ketergantungan pada Ampadu di lini tengah menjadi perhatian serius. Kapten tim asal Wales itu nyaris tak pernah absen, memulai 35 pertandingan di Premier League musim lalu, dan menjadi satu-satunya gelandang tengah yang masuk lima besar dalam hal tekel dan intersep. Tanpa pengganti yang sepadan, risiko kelelahan atau cedera bisa menjadi masalah besar.
Menurut laporan Foot Mercato, Leeds bukan satu-satunya klub yang mengincar Kone. West Ham United dan Atalanta juga dikabarkan tertarik, menciptakan persaingan ketat untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 21 tahun tersebut. NEOM sendiri baru merekrut Kone dari Reims dengan nilai transfer ยฃ11 juta pada musim panas lalu. Meski belum ada angka pasti yang diajukan, performa Kone di Liga Pro Saudi musim lalu menjadi daya tarik utama. Ia mencatatkan rata-rata tekel dan intersep yang sama dengan Ampadu, namun memenangkan dua duel lebih banyak per pertandingan. Selain itu, akurasi umpan Kone juga lebih tinggi, menunjukkan keunggulan dalam distribusi bola.
Sebelum pindah ke Arab Saudi, Kone sudah menunjukkan kualitasnya di Ligue 1 bersama Reims pada musim 2024/25. Ia mencatatkan rata-rata 2,8 tekel dan intersep per laga, dengan tingkat keberhasilan duel mencapai 67% secara keseluruhan dan 72% untuk duel darat. Angka-angka ini menegaskan bahwa Kone adalah gelandang muda yang dominan secara fisik dan teknis. Jika mampu beradaptasi dengan kerasnya Premier League, ia berpotensi menjadi peningkatan signifikan dibandingkan Ampadu, terutama dalam hal agresivitas memenangkan bola dan kontribusi dalam membangun serangan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, minat Leeds terhadap Kone menjadi sinyal bahwa klub-klub Eropa semakin berani melirik talenta dari liga-liga non-Elite seperti Arab Saudi. Ini juga membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk menembus liga top Eropa melalui jalur yang tidak biasa. Jika Kone sukses, bisa menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda di kawasan ini untuk tidak membatasi diri pada kompetisi domestik.
Namun, kepindahan ini bukan tanpa risiko. Kone belum pernah bermain di liga sekompetitif Premier League, dan adaptasi terhadap intensitas serta kecepatan permainan Inggris bisa menjadi tantangan. Leeds pun harus bersaing dengan klub-klub yang memiliki daya tarik Eropa seperti Atalanta. Pertanyaannya, apakah Leeds bersedia mengeluarkan dana besar untuk mengamankan tanda tangan Kone? Dengan ambisi The 49ers yang jelas terlihat dari belanja besar mereka, keputusan ini akan menjadi ujian nyata bagi strategi transfer klub.
Ke depan, jika Kone berhasil direkrut dan menunjukkan performa impresif, ia tidak hanya akan menjadi pengganti Ampadu, tetapi juga bisa menjadi aset berharga yang meningkatkan daya saing Leeds di papan atas. Apakah langkah ini akan membawa Leeds ke level berikutnya, atau justru menjadi bumerang? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal pasti: bursa transfer musim panas ini akan menjadi penentu arah klub asal Yorkshire tersebut.



