Bumrah Absen di Dua Tes Melawan Sri Lanka, Peluang Emas Bagi Auqib Nabi
Baca dalam 60 detik
- Jasprit Bumrah dipastikan batal tampil pada dua pertandingan Test melawan Sri Lanka karena cedera lutut kiri yang belum pulih.
- Auqib Nabi, pemain cepat asal Jammu dan Kashmir, mendapat panggilan perdana ke tim utama India setelah tampil impresif di Ranji Trophy.
- Keputusan ini membuka peluang bagi bowler muda untuk unjuk gigi di level internasional, sekaligus menjadi sorotan bagi penggemar kriket di Asia Selatan.

Jasprit Bumrah, ujung tombak pace attack India, dipastikan absen pada rangkaian dua pertandingan Test melawan Sri Lanka yang akan berlangsung bulan ini. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Dewan Kriket India (BCCI) pada Senin (3/8), setelah cedera lutut kiri yang dideritanya sejak Juli lalu tak kunjung pulih.
Bumrah mengalami cedera saat melakukan fielding dalam laga ODI melawan Inggris di Cardiff. Meski sempat masuk dalam skuad dengan catatan harus menjalani tes kebugaran, rasa sakit yang terus muncul di lututnya memaksa BCCI menariknya dari skuad. Sebagai pengganti, Auqib Nabi, bowler cepat yang belum pernah memperkuat tim senior, mendapat panggilan pertamanya.
Nabi, yang kini berusia 29 tahun, bukan nama asing di kancah domestik India. Selama dua musim terakhir Ranji Trophy, ia berhasil mengemas 104 wicket. Pada musim 2025-26, ia mencatatkan 60 wicket dan menjadi motor utama kemenangan negaranya, Jammu dan Kashmir, dalam meraih gelar juara pertama mereka. Sebelumnya, ia juga sempat tampil untuk India A dalam tur ke Sri Lanka pada Juni-Juli, dengan memetik enam wicket dalam dua laga first-class.
Panggilan ini sekaligus mencatatkan sejarah: Nabi menjadi pemain pertama asal Jammu dan Kashmir yang masuk skuad Test India. Bagi penggemar kriket di Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan bagaimana bakat dari daerah pinggiran bisa menembus level tertinggi, mirip dengan semangat atlet-atlet muda Indonesia yang berjuang menembus tim nasional.
Selain Bumrah, BCCI juga mengonfirmasi bahwa partisipasi pemukul Sai Sudharsan masih menunggu hasil tes kebugaran. Sementara itu, India akan memulai seri di Galle pada 15 Agustus, disusul laga kedua di Kolombo pada 23 Agustus. Skuad yang dipimpin Shubman Gill ini tetap diperkuat nama-nama seperti KL Rahul, Rishabh Pant, dan Ravindra Jadeja.
Keputusan BCCI untuk menarik Bumrah tentu bukan tanpa pertimbangan. Dengan jadwal padat yang menanti India, termasuk seri melawan Australia di akhir tahun, memaksakan Bumrah tampil dalam kondisi belum prima bisa berisiko memperparah cederanya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk manajemen beban yang bijak, meski harus mengorbankan kekuatan utama di lini pace attack.
Bagi Nabi, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan diri di panggung internasional. Performa konsistennya di domestik menjadi modal berharga, namun tekanan bermain melawan Sri Lanka di kandang sendiri tentu berbeda. Para pengamat menilai, Nabi memiliki kecepatan dan akurasi yang mumpuni, namun ia perlu membuktikan mental juaranya.
Di sisi lain, absennya Bumrah juga menjadi ujian bagi kedalaman skuad India. Dengan Mohammed Siraj dan Prasidh Krishna yang masih tersedia, India tetap memiliki opsi kuat. Namun, kehilangan bowler kelas dunia seperti Bumrah selalu meninggalkan celah yang terasa, terutama dalam menghadapi kondisi lapangan di Galle yang kerap mendukung spin.
Pertanyaannya, akankah Nabi mampu memanfaatkan panggilan ini untuk mengamankan tempat jangka panjang di tim India? Atau justru menjadi sekadar pelengkap dalam satu seri? Jawabannya akan mulai terlihat saat laga pertama bergulir di Galle.



