Zach Johnson Juarai Portugal Invitational, Taklukkan Cink dan Harrington
Baca dalam 60 detik
- Johnson menuntaskan turnamen dengan skor 19-under 197, unggul dua pukulan dari Stewart Cink.
- Kemenangan ini menegaskan dominasinya di PGA Tour Champions dan memperkuat posisinya di klasemen.
- Turnamen perdana di Portugal ini menjadi sinyal ekspansi golf senior ke Eropa, membuka peluang bagi pasar Asia.

Zach Johnson memastikan gelar juara pada Portugal Invitational yang baru pertama kali digelar di The Els Club, Vilamoura, Algarve, dengan total skor 19-under 197. Kemenangan ini diraih setelah ia menuntaskan putaran final dengan catatan tujuh-under-par, sekaligus menahan laju Stewart Cink dan Padraig Harrington yang tampil konsisten sepanjang turnamen.
Turnamen yang disponsori Ernie Els, pemenang empat gelar mayor, ini menjadi ajang resmi pertama PGA Tour Champions di Portugal. Dengan hadiah total US$3 juta, ajang ini menarik perhatian para pemain senior top dunia, termasuk beberapa nama besar yang pernah bersinar di pentas internasional. Johnson, yang sebelumnya dikenal lewat kemenangan di Masters 2007 dan The Open 2015, kembali menunjukkan ketajaman permainan wedgenya yang menjadi kunci suksesnya.
Pada hari yang panas dengan angin kencang, Johnson langsung tancap gas dengan tiga birdie beruntun di awal putaran, lalu menambah dua birdie lagi di hole ketujuh dan kesembilan. Skor 31 di sembilan hole pertama membuatnya memimpin nyaman. Bahkan saat pukulan wedgenya tidak sempurna di hole ke-11, ia tetap mampu menyelesaikan dengan putt dari luar green untuk mencapai 18-under. Enam par beruntun kemudian diikuti birdie penutup di hole terakhir, mengunci kemenangan perdananya di ajang ini.
Stewart Cink, yang memimpin klasemen urutan merit PGA Tour Champions, sempat memberikan perlawanan sengit. Meski bogey di hole kedua, ia bangkit dengan empat birdie dan sempat mendekat hanya dua pukulan di belakang Johnson. Namun, birdie di hole 17 tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan. Sementara itu, Harrington, yang merupakan juara US Senior Open 2026, tampil kurang konsisten. Pukulan iron-nya yang tidak akurat dan putter yang dingin membuatnya harus puas di posisi ketiga dengan skor 15-under.
Bagi Indonesia, perkembangan golf senior ini menarik untuk dicermati. Meski belum ada pemain Indonesia yang berlaga di level ini, turnamen seperti Portugal Invitational menunjukkan bahwa golf senior semakin populer dan memiliki pasar yang luas. Kehadiran ajang resmi PGA Tour Champions di Eropa bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan golf di Asia, termasuk Indonesia, yang memiliki potensi besar dalam olahraga ini. Dengan semakin banyaknya turnamen internasional, diharapkan muncul bibit-bibit pemain senior Indonesia yang mampu bersaing di kancah global.
Di sisi lain, penampilan Miguel Angel Jimenez yang mencatat 67 (lima-under) pada putaran final menjadi sorotan. Ia naik ke posisi 12-under, sementara Justin Leonard menembus 65 untuk finis 10-under. Darren Clarke, yang tampil solid dengan dua kali 68 di akhir pekan, berada satu pukulan di belakang Leonard. Ernie Els, sang tuan rumah, harus puas berbagi posisi ke-17, meski ia telah mendesain ulang lapangan yang sebelumnya dikenal sebagai Victoria Course tersebut.
Jamie Donaldson sempat memberikan kejutan dengan eagle dan dua birdie di sembilan hole pertama, namun double-bogey di hole 16 memupus harapannya. Colin Montgomerie, yang memulai dengan 73 dan 74, bangkit dengan 68 pada putaran final untuk naik ke posisi T-46.
"Saya memulai dengan mimpi dan merasa putt di hole tujuh adalah kunci. Beberapa putt yang masuk bisa saja keluar, dan itulah perbedaannya," ujar Johnson, merujuk pada momen krusial di awal putaran final.
Ke depan, kesuksesan Portugal Invitational ini bisa menjadi model bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk menggelar turnamen golf senior bertaraf internasional. Dengan dukungan pemerintah dan swasta, bukan tidak mungkin Indonesia suatu saat menjadi tuan rumah ajang PGA Tour Champions, yang tentunya akan mendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif. Pertanyaannya, siapkah Indonesia mengambil peluang ini?



