Newcastle Siapkan €60 Juta untuk Abde Ezzalzouli, Sinyal Perpisahan dengan Jacob Murphy
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dikabarkan menjadi kandidat utama untuk merekrut winger Real Betis, Abde Ezzalzouli, dengan klausul rilis €60 juta.
- Langkah ini mengindikasikan strategi peremajaan skuad yang bisa mengakhiri masa bakti Jacob Murphy, yang performanya menurun musim lalu.
- Ezzalzouli, 24 tahun, mencatat 18 kontribusi gol di La Liga musim lalu, jauh melampaui Murphy yang hanya lima kontribusi di Premier League.

Newcastle United dikabarkan serius memburu winger Real Betis, Abde Ezzalzouli, sebagai bagian dari strategi peremajaan skuad yang tengah digalakkan. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa masa depan Jacob Murphy di St James' Park semakin terancam.
Klub asal Inggris itu telah menghabiskan dana sekitar £112 juta pada bursa transfer musim panas ini untuk mendatangkan empat pemain muda: Ewen Jaouen, Bazoumana Touré, Sean Steur, dan Aladji Bamba. Rata-rata usia mereka baru 19 tahun lima bulan, menunjukkan fokus Newcastle pada pengembangan talenta jangka panjang. Namun, kebijakan ini berpotensi mengorbankan pemain senior seperti Murphy yang telah membela The Magpies sejak 2017.
Murphy, yang kini berusia 31 tahun, mencatatkan 223 penampilan di semua kompetisi dan menjadi bagian penting saat Newcastle tampil di Liga Champions dua kali. Namun, musim lalu performanya menurun drastis. Ia hanya mencetak tiga gol dan dua assist di Premier League, serta mendapat kritik setelah aksi backheel yang gagal saat melawan Gateshead di laga pramusim. Meski pelatih Eddie Howe masih mempercayainya—bahkan memberinya ban kapten di laga tersebut—tekanan dari suporter untuk menjualnya semakin kuat.
Menurut laporan media Spanyol AS, Newcastle menjadi kandidat utama untuk mendapatkan tanda tangan Ezzalzouli, dengan AS Roma sebagai pesaing. Pemain Timnas Maroko itu memiliki klausul rilis €60 juta (£51 juta) dan dikabarkan terbuka pindah ke Premier League. Angka tersebut menjadi indikasi keseriusan Newcastle, meski mereka sudah mengeluarkan dana besar musim ini.
Perbandingan statistik antara Ezzalzouli dan Murphy musim lalu menunjukkan kesenjangan signifikan. Pemain berusia 24 tahun itu unggul dalam hal kreativitas dan ancaman di sepertiga akhir lapangan. Jika transfer ini terealisasi, Murphy kemungkinan besar akan dilepas, mengingat kontraknya yang tersisa dan kebutuhan Newcastle akan peningkatan kualitas di sisi kanan serangan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Newcastle ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub Premier League berlomba merekrut pemain muda berbakat dari liga lain. Ezzalzouli, yang juga berstatus pemain Muslim, bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola Indonesia yang bermimpi berkarier di Eropa. Selain itu, persaingan antara Newcastle dan AS Roma menunjukkan betapa ketatnya bursa transfer global, di mana pemain dari Afrika Utara semakin dilirik.
Keputusan akhir ada di tangan Eddie Howe. Apakah ia akan mempertahankan Murphy sebagai pemain senior yang loyal, atau memilih perombakan demi masa depan yang lebih cerah? Satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini akan menjadi penentu arah Newcastle United untuk musim depan.



