Manchester United Incar Douglas Luiz: Jawaban Murah untuk Masalah Lini Tengah?
Baca dalam 60 detik
- Manchester United beralih ke pendekatan hemat dengan menargetkan Douglas Luiz sebagai solusi lini tengah, setelah gagal mendatangkan sejumlah gelandang mahal.
- Douglas Luiz, yang pernah disamakan dengan Rodri dan Declan Rice, mengalami penurunan performa di Juventus dan hanya tampil tiga kali sebagai starter di Serie A musim lalu.
- Kesepakatan potensial melibatkan pertukaran dengan Joshua Zirkzee, mengingat Luiz dikabarkan ingin kembali ke Premier League dan menganggap Old Trafford sebagai tujuan impian.

Manchester United tampaknya mengubah strategi transfer mereka musim panas ini. Alih-alih memburu satu nama besar untuk menggantikan Casemiro, klub asal Manchester itu kini lebih memilih pendekatan 'Moneyball': mengisi kekosongan dengan beberapa pemain berkualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Target terbaru mereka adalah Douglas Luiz, gelandang Brasil yang saat ini membela Juventus.
Langkah ini diambil setelah United gagal bersaing dengan klub-klub rival di bursa transfer. Elliot Anderson memilih Manchester City dengan nilai transfer ยฃ116 juta, Mateus Fernandes dan Sandro Tonali mendarat di Tottenham Hotspur, sementara Bruno Guimaraes dikabarkan semakin dekat dengan Arsenal. INEOS, pemilik baru United, tampak enggan terlibat perang harga yang selama ini justru sering berujung petaka. Dalam satu dekade terakhir, United kerap membayar mahal untuk pemain yang tidak sesuai ekspektasi, seperti yang terjadi pada Paul Pogba atau Antony.
Douglas Luiz bukanlah nama yang asing di Premier League. Sebelum pindah ke Juventus pada 2024, ia menghabiskan lima musim di Aston Villa dan menjadi salah satu gelandang paling konsisten. Pada musim 2023/24, ia mencetak sembilan gol dan lima assist, menciptakan sepuluh peluang emas, serta mencatat akurasi umpan mencapai 89 persen. Angka-angka itu membuatnya disejajarkan dengan Rodri dan Declan Rice oleh mantan pemain Manchester City, Nedum Onuoha. "Bagi saya, Rodri, Declan Rice, dan Douglas Luiz adalah yang terbaik di lini tengah musim ini," ujar Onuoha dalam program Final Score BBC.
Namun, perjalanan Luiz di Italia tidak semulus yang diharapkan. Musim lalu ia hanya menjadi starter dalam tiga pertandingan Serie A, dan total hanya tampil 12 kali sebagai pemain inti di Premier League selama masa pinjaman di Nottingham Forest dan Aston Villa. Performanya yang menurun membuat Juventus mungkin terbuka untuk melepasnya. Kabar dari Tuttosport menyebutkan bahwa Luis ingin kembali ke Inggris dan menganggap United sebagai klub impian. Spekulasi juga mengaitkan kemungkinan pertukaran dengan penyerang Belanda, Joshua Zirkzee.
Bagi Manchester United, merekrut Luiz bisa menjadi langkah cerdas jika dilihat dari segi finansial. Dibandingkan dengan harga Declan Rice (ยฃ105 juta) atau Moises Caicedo (ยฃ115 juta), Luiz bisa didapatkan dengan biaya yang jauh lebih rendah. Namun, risiko tetap ada: apakah ia bisa kembali ke performa terbaiknya setelah dua musim yang buruk? Jermaine Pennant, mantan pemain Liverpool, pernah menyatakan bahwa Luiz "bisa melakukan semua yang dilakukan Rice, dan lebih baik lagi." Jika benar, United mungkin mendapatkan gelandang kelas dunia dengan harga diskon.
Dari sisi taktik, Luiz cocok dengan kebutuhan United. Ia adalah gelandang box-to-box yang kuat secara fisik, mampu memenangkan duel, dan memiliki visi bermain yang baik. Kehadirannya bisa menjadi mitra ideal bagi Kobbie Mainoo atau Mason Mount di lini tengah. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih Michael Carrick dan jajaran direksi INEOS.
Pertanyaan besarnya: apakah Douglas Luiz adalah solusi jangka panjang yang selama ini dicari United, atau sekadar nama lain dalam daftar panjang kegagalan transfer klub? Dengan pendekatan baru yang lebih hati-hati, United berharap tidak lagi menjadi bulan-bulanan di bursa pemain. Namun, hanya waktu yang bisa menjawab apakah langkah ini akan membawa mereka kembali ke papan atas.



