Dua Klub Eropa Berebut Edson Alvarez: West Ham Siap Lepas Gelandang Meksiko
Baca dalam 60 detik
- West Ham dan Real Sociedad telah membuka negosiasi awal untuk transfer permanen Edson Alvarez, sementara Ajax juga bergerak cepat membawa pulang mantan pemainnya.
- Gelandang Meksiko berusia 28 tahun itu gagal bersinar di London setelah cedera panjang dan masa peminjaman yang tidak produktif di Fenerbahce.
- Kepergian Alvarez menjadi bagian dari restrukturisasi West Ham pasca-degradasi dari Premier League, membuka peluang bagi klub La Liga dan Eredivisie.

Gelandang bertahan asal Meksiko, Edson Alvarez, dipastikan akan meninggalkan West Ham United pada bursa transfer musim panas ini setelah dua klub Eropa, Real Sociedad dan Ajax Amsterdam, secara aktif menjajaki negosiasi dengan The Hammers. Kepastian ini disampaikan oleh pakar transfer Fabrizio Romano, yang menyebut pembicaraan antar-klub telah dimulai.
Alvarez, yang direkrut West Ham dari Ajax pada musim panas 2023 dengan nilai transfer mencapai ยฃ35 juta, tak pernah mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan padanya. Kedatangannya saat itu dimaksudkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Declan Rice yang hengkang ke Arsenal. Namun, performa inkonsisten, pergantian pelatih, dan cedera serius yang memerlukan operasi membuat kariernya di London Stadium mandek.
Musim lalu, Alvarez dipinjamkan ke Fenerbahce dengan harapan bisa kembali menemukan ritme permainan. Sayang, cedera panjang membatasi penampilannya hanya 18 laga di semua kompetisi. Ia baru pulih tepat waktu untuk membela Meksiko di Piala Dunia 2026, tetapi masa depannya di klub tetap menjadi tanda tanya besar.
Menurut Romano, Ajax tak menyembunyikan keinginan untuk membawa pulang pemain yang pernah menjadi pilar mereka selama empat musim. Selama berseragam De Godenzonen, Alvarez mencatat lebih dari 140 penampilan, memenangkan dua gelar Eredivisie dan Piala KNVB, serta menjadi langganan di Liga Champions. Kembalinya Alvarez ke Amsterdam akan memberikan suntikan pengalaman bagi skuad Ajax yang kini jauh lebih muda.
Di sisi lain, Real Sociedad menawarkan proyek yang tak kalah menarik. Klub Basque itu dikenal cerdas dalam merekrut pemain dengan disiplin teknis tinggi yang cocok dengan sistem penguasaan bola. Alvarez, yang merupakan gelandang bertahan murni, dinilai ideal untuk memperkuat lini tengah La Real yang musim lalu tampil impresif di La Liga.
Bagi West Ham, melepas Alvarez secara permanen menjadi langkah logis dalam proses restrukturisasi pasca-degradasi. Klub asal London timur itu tengah membangun ulang skuad dengan mengandalkan pemain muda dan melepas pemain yang tak masuk dalam rencana jangka panjang. Alvarez, yang kontraknya masih tersisa dua tahun, menjadi salah satu aset yang paling mungkin dijual musim panas ini.
Dari sudut pandang Indonesia, pergerakan bursa transfer ini menarik untuk diikuti mengingat popularitas sepak bola Eropa yang tinggi di Tanah Air. Alvarez, sebagai salah satu bintang Meksiko, kerap menjadi sorotan penggemar Premier League dan Eredivisie. Kepindahannya ke La Liga atau kembali ke Belanda akan menambah warna persaingan di liga masing-masing.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Ajax mampu menyamai tawaran finansial Real Sociedad? Atau justru West Ham akan memilih opsi yang lebih menguntungkan secara ekonomi? Keputusan akhir diperkirakan akan terungkap dalam beberapa pekan mendatang.



