Dua Klub Merseyside Bersaing Rekrut Takehiro Tomiyasu, Bek Gratis Eks Arsenal
Baca dalam 60 detik
- Everton dan Liverpool telah melakukan pendekatan untuk merekrut Takehiro Tomiyasu yang berstatus bebas transfer setelah kontraknya di Ajax berakhir.
- Crystal Palace menjadi pemimpin perburuan, dengan pemain asal Jepang itu sudah berlatih bersama tim asuhan Pierre Sage.
- Kedua klub Merseyside membutuhkan tambahan di posisi bek kanan karena cedera atau kepergian pemain inti musim lalu.

Bursa transfer musim panas Liga Inggris kembali memanas. Everton dan Liverpool dilaporkan telah melakukan kontak dengan perwakilan Takehiro Tomiyasu, bek asal Jepang yang kini berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Ajax Amsterdam. Persaingan dua klub sekota ini menambah dinamika perburuan pemain yang sempat menjadi andalan Arsenal di Premier League.
Tomiyasu, 27 tahun, memutuskan hengkang dari Ajax setelah kontraknya habis pada awal musim panas ini. Selama di Belanda, ia hanya tampil sembilan kali di semua kompetisi akibat cedera ringan dan persaingan ketat. Namun, catatannya bersama Arsenal di Premier League—65 penampilan—membuatnya tetap diminati. Manajer Arsenal Mikel Arteta pernah memujinya sebagai pemain "luar biasa" setelah cedera panjang, meski akhirnya pemain timnas Jepang itu jarang dimaksimalkan.
Menurut laporan TEAMtalk, Crystal Palace kini memimpin perlombaan. Pelatih anyar Palace, Pierre Sage, dikabarkan sangat mengagumi kemampuan Tomiyasu. Bek serba bisa itu bahkan sudah bergabung dalam sesi latihan bersama The Eagles menjelang musim baru. Situasi ini memaksa Everton dan Liverpool bergerak cepat jika ingin mengamankan jasanya.
Bagi Liverpool, kebutuhan akan bek kanan tambahan cukup mendesak. Musim lalu, Jeremie Frimpong dan Conor Bradley kerap bergumul dengan cedera, hingga Curtis Jones terpaksa dimainkan di posisi tersebut pada akhir musim. Manajer anyar Andoni Iraola membutuhkan opsi rotasi yang andal. Tomiyasu, yang pernah menjadi pelapis solid di Arsenal, dinilai cocok mengisi peran tersebut.
Sementara itu, Everton kehilangan kapten dan bek kanan legendaris Seamus Coleman yang hengkang akhir musim lalu. Hingga kini, manajer David Moyes belum mendatangkan pemain bertahan baru. Tiga rekrutan anyar—Merlin Rohl, Tyrique George, dan Hayden Hackney—seluruhnya berposisi di lini tengah dan depan. Dengan Thierno Barry yang hanya mencetak delapan gol musim lalu, lini depan juga menjadi prioritas, namun kebutuhan di sektor pertahanan tak bisa diabaikan.
Menariknya, persaingan ini juga membuka peluang bagi klub-klub Asia untuk memantau perkembangan karier Tomiyasu. Pemain asal Jepang ini memiliki basis penggemar besar di Asia, termasuk Indonesia, yang kerap mengikuti langkahnya di Eropa. Jika bergabung dengan Everton atau Liverpool, potensi komersial dan perhatian media dari Asia pun bisa meningkat.
Dengan Crystal Palace sebagai pesaing terdepan, keputusan Tomiyasu akan menjadi kunci. Apakah ia memilih kembali ke Premier League bersama tim yang memberinya menit bermain reguler, atau bergabung dengan klub Merseyside yang menawarkan panggung lebih besar namun persaingan lebih ketat? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa pekan ke depan.



