Tottenham Siapkan Tawaran Rp1,1 Triliun untuk Bek Serba Bisa Barcelona
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan mempertimbangkan tawaran 56 juta poundsterling untuk Jules Koundé, bek Barcelona yang bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan.
- Barcelona menganggap Koundé sebagai pemain kunci dan tidak berniat melepasnya, sementara sang pemain juga bahagia di Camp Nou.
- Jika transfer terwujud, Koundé bisa menjadi solusi fleksibel bagi lini belakang Tottenham yang tengah dibangun ulang oleh Roberto De Zerbi.

Tottenham Hotspur dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan Jules Koundé dari Barcelona dengan nilai transfer mencapai 56 juta poundsterling atau sekitar Rp1,1 triliun. Langkah ini cukup mengejutkan mengingat lini belakang Spurs sudah dihuni sejumlah pemain berkualitas, namun fleksibilitas Koundé sebagai bek tengah sekaligus bek kanan dinilai mampu memberikan dimensi baru bagi skema pertahanan Roberto De Zerbi.
Koundé, 27 tahun, bukanlah pemain sembarangan. Sejak direkrut Barcelona dari Sevilla pada 2022 dengan biaya sekitar 43 juta poundsterling, ia menjelma menjadi salah satu bek paling konsisten di La Liga. Kemampuannya beradaptasi di posisi bek kanan membuatnya sulit digeser dari starting eleven, bahkan pelatih Hansi Flick menyebut mentalitasnya "top-notch". Catatan 188 penampilan dan 22 assist untuk Barcelona menjadi bukti kontribusinya di kedua sisi lapangan.
Ketertarikan Tottenham tidak lepas dari situasi internal klub. Bek tengah andalan Cristian Romero dikabarkan menjadi incaran Inter Milan, sementara De Zerbi menginginkan bek yang mampu membawa bola ke lini tengah—karakteristik yang dimiliki Koundé. Dengan mendatangkan pemain asal Prancis itu, Spurs bisa memperkuat dua posisi sekaligus: menggantikan Romero di jantung pertahanan atau bersaing dengan Pedro Porro dan Djed Spence di sisi kanan.
Namun, jalan menuju kesepakatan tampak terjal. Jurnalis Sébastien Vidal yang pertama kali melaporkan kabar ini menegaskan bahwa Barcelona tidak dalam tekanan finansial untuk menjual. Koundé dianggap sebagai pilar pertahanan Flick dan kontraknya yang panjang hingga 2030 menjadi tameng kuat. Lebih penting lagi, pemain berusia 27 tahun itu berulang kali menyatakan kebahagiaannya di Catalonia dan tidak berniat hengkang.
Bagi Tottenham, tantangan terbesar bukan sekadar nominal transfer. Mereka harus meyakinkan Barcelona untuk duduk berunding, sesuatu yang belum terjadi karena belum ada tawaran resmi. De Zerbi mungkin melihat Koundé sebagai kepingan puzzle yang sempurna untuk sistemnya, tetapi realitas di lapangan menunjukkan bahwa klub asal London utara itu baru saja mendatangkan Marcos Senesi dan Jan Paul van Hecke di bursa transfer yang sama.
Dari perspektif sepak bola Indonesia, minat Tottenham terhadap pemain sekaliber Koundé mengingatkan bahwa klub-klub Premier League terus berburu pemain dengan profil multifungsi. Fleksibilitas taktis seperti yang dimiliki Koundé menjadi komoditas langka dan berharga, terutama di era di mana rotasi pemain dan adaptasi terhadap berbagai formasi menjadi kunci sukses. Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, saga transfer ini layak diikuti karena bisa memengaruhi peta kekuatan di Premier League musim depan.
Apakah Tottenham akan berhasil menggoda Barcelona dan sang pemain? Ataukah ketertarikan ini hanya akan menjadi gosip musim panas yang meredup begitu saja? Satu hal yang pasti: dengan harga 56 juta poundsterling, Koundé tidak akan murah—dan mungkin tidak akan ke mana-mana.



