Tottenham Intai Savinho: Bintang Muda City Jadi Prioritas Utama
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur telah melakukan negosiasi langsung dengan Manchester City selama berminggu-minggu untuk merekrut winger Brasil Savinho.
- Savinho, yang baru berusia 22 tahun, mencatatkan 10 assist di musim debut Premier League-nya, namun hanya mencetak satu gol di musim 2025-26.
- Kesepakatan masih bergantung pada City yang harus mendatangkan pengganti, sementara Spurs juga memantau Andreas Schjelderup dari Benfica.

Tottenham Hotspur terus mengintensifkan perburuan winger Manchester City, Savinho, yang telah menjadi target utama sejak Juni. Klub asal London Utara itu optimistis bisa menyelesaikan transfer, meski masih tergantung pada langkah City mencari pengganti.
Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Spurs sudah menjalin komunikasi langsung dengan City selama beberapa pekan. Savinho, yang bergabung dengan City pada 2024, dianggap sebagai pemain muda potensial yang bisa memperkuat lini serang Tottenham. Dalam dua musim bersama City, ia mencatatkan tujuh gol dan 16 assist dari 84 penampilan di semua kompetisi.
Musim lalu, Savinho menorehkan 10 assist di Premier Leagueโcatatan impresif untuk pemain debutan. Ia juga rata-rata melakukan 1,9 dribel sukses per 90 menit, tertinggi ketiga di skuad City. Namun, produktivitas golnya masih rendah: hanya satu gol di liga pada 2025-26. Jurnalis Vayom Lahota memuji bakat Savinho, menyebutnya "calon superstar" meski perlu meningkatkan pengambilan keputusan.
Kesepakatan personal antara Savinho dan Tottenham dikabarkan sudah tercapai. Namun, City baru akan melepas pemain Brasil itu jika mereka berhasil mendatangkan pengganti. Situasi ini membuat negosiasi masih berjalan alot. Selain itu, Tottenham juga membuka pembicaraan dengan Benfica untuk Andreas Schjelderup, winger Norwegia yang tampil gemilang di Piala Dunia 2026. Schjelderup belum memperpanjang kontraknya di Benfica, membuka peluang hengkang musim panas ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Premier League terus memburu talenta muda global. Savinho, yang gagal masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia, justru menjadi incaran utama Spurs. Langkah ini bisa menjadi sinyal bahwa klub-klub Eropa mulai melirik pemain yang kurang menonjol di panggung internasional namun memiliki potensi besar di level klub.
Ke depan, keberhasilan transfer Savinho akan sangat bergantung pada aktivitas City di bursa transfer. Jika City gagal mendapatkan pengganti, Tottenham mungkin harus mengalihkan fokus ke target alternatif seperti Schjelderup. Pertanyaannya, akankah Spurs akhirnya mendapatkan pemain yang bisa menjadi andalan di sayap kanan mereka?



