Everton Resmi Ajukan Tawaran untuk Bek Muda Genoa, Norton-Cuffy
Baca dalam 60 detik
- Everton mengajukan tawaran €15 juta untuk Brooke Norton-Cuffy, bek kanan Genoa berusia 22 tahun, sebagai pengganti jangka panjang Seamus Coleman.
- Genoa menolak tawaran tersebut karena masih kurang €5 juta dari harga yang diminta, dan berencana memicu perang penawaran untuk menaikkan harga.
- Norton-Cuffy, lulusan akademi Arsenal, dinilai sebagai bek modern dengan potensi besar, meski memiliki catatan cedera yang perlu diwaspadai.

Everton resmi melayangkan tawaran perdana sebesar €15 juta (sekitar £13 juta) kepada Genoa untuk merekrut Brooke Norton-Cuffy, bek kanan muda berusia 22 tahun. Langkah ini diambil setelah kapten sekaligus legenda klub, Seamus Coleman, memutuskan pensiun, meninggalkan lubang besar di sektor pertahanan kanan The Toffees.
Norton-Cuffy, yang memulai karier di akademi Arsenal (Hale End), kini menjadi sorotan setelah penampilannya yang impresif bersama Genoa di Serie A musim lalu. Menurut laporan dari Italia yang dikutip Sport Witness, Everton sudah mengirimkan proposal resmi, namun nominal tersebut masih di bawah valuasi Genoa yang mencapai €20 juta (£17 juta). Klub Italia itu dikabarkan siap memicu perang penawaran untuk mendongkrak harga sang pemain, sebuah skenario yang bisa mempersulit Everton.
Jika dibandingkan dengan bek kanan lain di Serie A, Norton-Cuffy menonjol dalam hal dribel. Data menunjukkan hanya empat bek yang mencatatkan lebih banyak dribel sukses darinya musim lalu. Gaya bermainnya yang ofensif dan kemampuan bermain sebagai winger membuatnya cocok dengan kebutuhan David Moyes akan fullback modern. Namun, ada catatan penting: ia hanya memenangkan rata-rata 1,75 tekel per pertandingan dan absen dalam 10 laga karena cedera pada musim 2025/26. Meski demikian, potensinya dianggap sepadan dengan risiko.
Norton-Cuffy bukanlah nama asing di sepak bola Inggris. Sebelum pindah ke Genoa, ia sempat menjalani masa peminjaman di Millwall dan Coventry City. Bahkan, scout Como, Ben Mattinson, pernah menjulukinya sebagai "Reece James milik Arsenal"—sebuah pujian tinggi yang mencerminkan potensi besarnya. Kini, ia berpeluang kembali ke Premier League sebagai pemain yang lebih matang dan siap bersaing di level tertinggi.
Bagi Everton, perburuan Norton-Cuffy adalah bagian dari rencana besar di bawah kepemilikan baru Friedkin Group. Selain bek kanan, klub juga dikabarkan tengah mendekati Douglas Luiz, gelandang Brasil yang kembali ke Juventus setelah masa pinjaman di Aston Villa. Jika kedua transfer ini berhasil, lini belakang dan tengah Everton akan mengalami peremajaan signifikan. Namun, persaingan harga untuk Norton-Cuffy bisa menjadi batu sandungan. Genoa tampaknya akan memanfaatkan minat dari klub lain untuk menaikkan banderol, dan Everton harus memutuskan apakah akan menaikkan tawaran atau beralih ke target alternatif.
Dengan bursa transfer musim panas yang masih panjang, pertanyaan besarnya adalah: apakah Everton bersedia membayar lebih untuk pemain yang pernah digadang-gadang sebagai bintang masa depan Arsenal? Ataukah mereka akan mencari opsi lain yang lebih terjangkau? Keputusan ini akan menentukan arah proyek jangka panjang The Toffees di bawah arahan Moyes.



