Cedera Saliba Buka Peluang: Cristhian Mosquera Siap Jadi Andalan Baru Arsenal?
Baca dalam 60 detik
- William Saliba absen berbulan-bulan akibat operasi punggung, memaksa Arsenal mencari pengganti di bursa transfer.
- Bek muda Cristhian Mosquera, yang direkrut dari Valencia seharga £13 juta, disebut berpotensi menjadi bek terbaik dunia.
- Ketertarikan pada Ezri Konsa dari Aston Villa bisa terhambat, memberi ruang bagi Mosquera untuk bersinar di lini belakang.

Arsenal harus menghadapi kenyataan pahit: bek andalan William Saliba dipastikan absen berbulan-bulan setelah menjalani operasi punggung. Cedera yang sudah lama dikeluhkan pemain asal Prancis itu akhirnya memaksanya menepi, meninggalkan lubang besar di jantung pertahanan tim asuhan Mikel Arteta. The Gunners, yang baru saja meraih gelar Premier League dan nyaris menjuarai Liga Champions, kini dihadapkan pada ujian berat mempertahankan konsistensi tanpa pilar utamanya.
Saliba, 25 tahun, bukan sekadar bek biasa. Dalam empat musim bersama Arsenal, ia mencatat 90 kemenangan dari 131 penampilan di Premier League—rasio yang sulit ditandingi. Legenda Prancis Marcel Desailly bahkan menyebutnya sebagai salah satu kandidat bek terbaik dunia. Tanpa Saliba, lini belakang yang hanya kebobolan rata-rata 0,74 expected goals per laga (xGA) musim lalu—terbaik keempat dalam sejarah Opta—kini harus dirombak.
Manajemen Arsenal dikabarkan telah mengincar Ezri Konsa, bek Aston Villa berusia 28 tahun. Namun, Villa enggan melepas pemainnya, dan harga yang diminta diperkirakan sangat tinggi. Di tengah kebuntuan itu, Arteta mungkin tak perlu jauh-jauh mencari solusi. Klub sudah memiliki Cristhian Mosquera, bek muda Spanyol yang direkrut dari Valencia setahun lalu dengan mahar hanya £13 juta.
Mosquera, 23 tahun, sempat disebut analis Spencer Mossman sebagai calon "bek terbaik dunia" saat masih di Valencia. Meski baru sembilan kali menjadi starter di Premier League, penampilannya dinilai meyakinkan. Dalam laga Liga Champions melawan Bayern Munich, Arteta disebut terkesan dengan kegigihan dan kecerdasan taktis bek mudanya. "Kami punya monster di tangan," ujar seorang sumber internal Arsenal, seperti dikutip media Inggris.
Keputusan untuk mempromosikan Mosquera sebagai pengganti Saliba bukan tanpa risiko. Namun, dengan harga yang sangat terjangkau dan potensi yang melimpah, ia bisa menjadi solusi jangka panjang. Apalagi, jika Arsenal nekat memboyong Konsa, Mosquera bisa kehilangan momentum. Menariknya, ketertarikan Everton pada Mosquera pada April lalu kini tampaknya sirna seiring cedera Saliba.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah Mosquera mengingatkan pada pemain muda Asia yang kerap diremehkan lalu membuktikan diri. Arsenal, dengan sejarah mengorbitkan pemain muda, kini diuji apakah berani memberi kepercayaan penuh pada Mosquera. Jika berhasil, Arteta tidak hanya menyelamatkan musim, tetapi juga menemukan permata baru yang bisa bersinar selama bertahun-tahun.
Pertanyaan besarnya: mampukah Mosquera mengisi kekosongan yang ditinggalkan Saliba, atau Arsenal akan tetap berburu Konsa dengan segala risikonya? Jawabannya akan menentukan arah perburuan gelar musim depan.



