Rooney: Pertahankan Tuchel Kecuali Guardiola Tersedia
Baca dalam 60 detik
- Wayne Rooney menilai FA sebaiknya mempertahankan Thomas Tuchel sebagai pelatih Timnas Inggris, kecuali Pep Guardiola bisa direkrut.
- Kritik Rooney terhadap Tuchel meliputi kesalahan pemilihan skuad dan minimnya pengalaman di Piala Dunia, namun ia tetap menganggap Tuchel sebagai pelatih kelas atas.
- Kontrak Tuchel hingga 2028 dinilai aneh oleh Rooney karena diberikan sebelum turnamen besar, sementara kegagalan di semifinal memicu perdebatan masa depannya.

Wayne Rooney, legenda sepak bola Inggris, mendesak Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk tetap mempertahankan Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala Timnas Inggris, kecuali jika Pep Guardiola tersedia untuk diambil alih. Pendapat ini muncul setelah kekalahan Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia, yang memicu kritik terhadap keputusan taktis Tuchel.
Dalam acara "The Wayne Rooney Show", Rooney menyatakan bahwa tidak ada pelatih lain yang setara dengan Tuchel saat ini, kecuali Guardiola. "Saya tidak melihat orang lain di luar sana saat ini, kecuali Anda pergi dan mendapatkan Pep Guardiola. Jika Pep Guardiola tersedia, mungkin Anda bisa merekrutnya," ujarnya. Rooney menambahkan bahwa Tuchel adalah manajer kelas atas yang mampu belajar dari kesalahan, namun ia juga menyoroti minimnya pengalaman Tuchel di Piala Dunia sebagai kelemahan.
Kontrak Tuchel bersama FA sebenarnya masih berlangsung hingga musim panas 2028, setelah ia menandatangani perpanjangan dua tahun pada Februari lalu. Padahal, Tuchel awalnya diangkat pada Januari 2025 dengan misi 18 bulan untuk memenangkan Piala Dunia. Rooney mengkritik keputusan FA memberikan kontrak jangka panjang sebelum turnamen besar. "Agak aneh jika prioritasnya adalah memenangkan Piala Dunia, tetapi Anda mendapatkan kontrak dua tahun sebelum benar-benar pergi ke Piala Dunia. Itu agak aneh," katanya.
Selain soal kontrak, Rooney juga menyoroti keputusan Tuchel dalam memilih skuad. Ia menilai Tuchel melakukan kesalahan dengan meninggalkan pemain seperti Trent Alexander-Arnold, Cole Palmer, Phil Foden, Morgan Gibbs-White, dan Adam Wharton. Sebagai gantinya, Tuchel membawa Jordan Henderson, Trevoh Chalobah, dan Ivan Toney. Menurut Rooney, memiliki pemain yang hanya "senang berada di sekitar kamp" justru merugikan. "Anda tidak bisa berharap memenangkan Piala Dunia dengan skuad yang hanya bahagia dan senang di sekitar kamp. Anda perlu perdebatan, pemain yang memiliki kepribadian dan pendapat sendiri untuk mempertanyakan pelatih," tegasnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, dinamika kepelatihan Timnas Inggris selalu menarik perhatian, mengingat banyaknya pemain Inggris yang bermain di Liga Premier yang juga ditonton luas di Tanah Air. Keputusan FA ke depan akan memengaruhi tidak hanya performa Inggris di Euro 2028, tetapi juga persepsi global terhadap manajemen sepak bola Inggris. Jika Guardiola benar-benar tersedia, apakah FA akan berani mengganti Tuchel? Atau justru bertahan dengan pelatih yang sudah memiliki kontrak panjang?
Rooney sendiri tetap percaya Tuchel adalah pilihan terbaik untuk memimpin Inggris ke turnamen berikutnya. Namun, ia mengingatkan bahwa pelatih Jerman itu harus belajar dari pengalaman pahit di Piala Dunia. Pertanyaan besarnya: apakah FA akan memberikan kesempatan kedua, atau justru mencari opsi lain sebelum Euro 2028 dimulai?



