Juventus Bajak Zeki Celik di Depan Mata Roma, Gasperini Murka
Baca dalam 60 detik
- Roma kehilangan Zeki Celik ke Juventus setelah nyaris menyelesaikan perpanjangan kontrak, termasuk menjadwalkan tes medis.
- Frederic Massara, yang sebelumnya merundingkan kontrak Celik di Roma, menjadi arsitek di balik pembajakan itu untuk Juventus.
- Pelatih Roma Gian Piero Gasperini marah besar karena Celik dianggap bagian penting rencana Liga Champions.

Kepindahan mendadak Zeki Celik dari Roma ke Juventus pada bursa transfer musim panas ini menyisakan luka di ibu kota Italia. Bek internasional Turki itu nyaris menandatangani kontrak anyar bersama I Giallorossi, bahkan tiket pesawat dan jadwal tes medis sudah disiapkan, sebelum Si Nyonya Tua bergerak cepat dan merebutnya dalam hitungan jam.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport dan Tuttosport yang dikutip SportMediaset, negosiasi perpanjangan kontrak Celik dengan Roma sempat menemui jalan buntu di awal. Pemain berusia 27 tahun itu awalnya meminta gaji sekitar โฌ3,8 juta per tahun dengan memanfaatkan insentif pajak Italia yang akan berakhir. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, kedua pihak mendekati kesepakatan pada angka โฌ3โ3,1 juta plus bonus.
Kesepakatan itu nyaris final. Dokumen berisi proposal yang ditandatangani direktur olahraga anyar Roma, Tony D'Amico, telah dikirim dan tinggal menunggu tanda balas dari kuasa hukum Celik. Keyakinan Roma begitu besar sehingga mereka memesan tiket penerbangan ke Bandara Fiumicino dan menjadwalkan tes medis pada Jumat, 17 Juli.
Namun, semua berubah dalam sekejap. Juventus, yang selama ini bergerak diam-diam, mengumumkan perekrutan Celik pada Kamis malam. Arsitek di balik manuver ini adalah Frederic Massara, direktur teknis Juventus yang sebelumnya menjabat direktur olahraga Roma. Massara-lah yang membuka negosiasi perpanjangan kontrak dengan Celik saat masih di Roma, sebelum menghentikannya karena khawatir tuntutan gaji sang pemain bisa mengganggu keseimbangan ruang ganti Trigoria.
Pengetahuan mendalam Massara tentang situasi Celik menjadi modal berharga bagi Juventus. Kesepakatan dilakukan secara rahasia dan diumumkan hanya dalam hitungan jam. Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, dikabarkan sangat marah. Ia secara pribadi telah melobi pemilik klub, keluarga Friedkin, untuk mempercepat proses perpanjangan kontrak Celik. Gasperini menganggap pemain Turki itu sebagai bagian penting dari skuadnya untuk kembali berlaga di Liga Champions musim depan.
Para pendukung Roma pun tak kalah kecewa. Di media sosial, Celik dicap sebagai "pengkhianat" meskipun telah menulis surat perpisahan yang panjang. Bagi Roma, kehilangan Celik bukan hanya soal angka di atas kertas, tetapi juga pukulan telak bagi rencana jangka panjang klub. Sementara itu, Juventus berhasil mendapatkan pemain serba bisa yang bisa bermain di beberapa posisi di lini belakang, sebuah tambahan berharga untuk skuad asuhan Thiago Motta.
Ke depan, Roma harus bergerak cepat mencari pengganti Celik di sisa bursa transfer. Nama-nama seperti Emil Holm atau pemain muda potensial mulai dikaitkan. Namun, pertanyaan besarnya: bisakah Roma bangkit dari pukulan ini dan tetap bersaing di papan atas Serie A serta Liga Champions? Sementara itu, Juventus tampaknya semakin percaya diri dengan strategi transfer mereka yang agresif dan cerdik.



